banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Jaga Warisan Budaya dan Cetak Prestasi, Ribuan Atlet Ramaikan Pencak Silat Jawara Cup III

 

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, secara resmi membuka Kejuaraan Pencak Silat Jawara Cup III Piala Bergilir Bupati Kuningan. Acara digelar di Aula Graha Sajati BKPSDM Kuningan, Jumat (24/04/2026), dan menjadi momentum strategis dalam pembinaan atlet serta pelestarian budaya bangsa.

banner 728x250

Dalam sambutannya, Bupati Dian menyampaikan apresiasi tinggi kepada Paguyuban Baroedak Silat Sekolah (PBSS) yang konsisten menyelenggarakan kegiatan ini setiap tahun. Ia menilai, keberlanjutan event ini menjadi bukti nyata komitmen dalam mencetak bibit unggul sekaligus menjaga eksistensi warisan leluhur.

“Pencak silat bukan sekadar olahraga, melainkan warisan budaya yang penuh filosofi. Di dalamnya terdapat keseimbangan antara kekuatan dan kelembutan, pengendalian diri, serta penghormatan kepada sesama. Nilai-nilai luhur ini harus terus kita wariskan kepada generasi muda,” ungkap Bupati Dian.

Bupati juga menyoroti potensi besar atlet silat asal Kuningan yang kini sudah mampu bersaing hingga tingkat nasional, bahkan banyak yang memperkuat daerah lain. Ia mengingatkan pentingnya perhatian dan pembinaan berkelanjutan agar talenta lokal tetap berkembang di daerahnya sendiri.

“Ini menjadi tugas kita bersama. Jangan sampai atlet potensial justru berkembang di daerah lain karena kurangnya perhatian. Pembinaan bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga pendekatan, kepedulian, dan rasa memiliki,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak para atlet untuk menekuni olahraga ini dengan disiplin tinggi. Mengingat pencak silat kini telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia, peran generasi muda dalam menjaganya menjadi sangat penting.

“Kalau ingin berprestasi, harus berani berlatih lebih keras. Jadikan silat bukan hanya hobi, tetapi jalan untuk meraih masa depan yang gemilang,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan, Asep Budi Setiawan, menambahkan bahwa kejuaraan ini menjadi wadah strategis untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus membentuk karakter.

“Silat membentuk manusia yang tidak hanya kuat fisiknya, tetapi juga matang secara mental dan emosional. Nilai sportivitas, disiplin, dan pengendalian diri menjadi bekal berharga bagi para peserta,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua Panitia sekaligus Guru Besar PBSS, Iyan Irwandi, menjelaskan bahwa Jawara Cup III merupakan agenda rutin yang kini memasuki tahun ketiga. Sebelumnya, event ini dikenal dengan nama Junior Cup yang telah digelar sebanyak enam kali.

“Kegiatan ini bertujuan menjaring bibit atlet dan menyalurkan bakat muda secara positif. Tanpa kompetisi, potensi mereka bisa tidak terarah. Dengan adanya kejuaraan, bakat bisa tumbuh dan tersalurkan secara sportif,” jelas Iyan.

Pada tahun sebelumnya, juara umum berhasil diraih oleh MI PUI Kramatmulya. Tahun ini, persaingan diprediksi akan semakin ketat, terutama di tingkat SMP.

Kejuaraan ini diharapkan tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai persaudaraan dan sportivitas di antara seluruh peserta. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan