banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Liong dan Genjah Lilin Resmi Tercatat, Kuningan Kini Miliki 4 Varietas Tembakau Nasional

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Kabupaten Kuningan kembali mencetak prestasi di sektor pertanian. Dua varietas tembakau lokal unggulan, yaitu Liong dan Genjah Lilin, resmi memperoleh sertifikasi nasional. Dengan tambahan ini, kini total varietas tembakau asli Kuningan yang diakui negara menjadi empat jenis, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai penghasil komoditas berkualitas.

Sertifikasi berupa Tanda Daftar Varietas Tanaman (TDVT) dari Kementerian Pertanian RI ini melengkapi dua varietas sebelumnya, yaitu Molegede dan Paliken yang telah terdaftar lebih dulu pada tahun 2024.

banner 728x250

Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, menegaskan bahwa pengakuan ini bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan pijakan strategis untuk transformasi ekonomi pertanian yang berbasis kekayaan lokal.

“Ini adalah legitimasi negara terhadap kekayaan hayati asli Kuningan. Dengan memiliki empat varietas bersertifikat, kita sedang membangun fondasi kuat agar petani tidak hanya menjadi produsen, tetapi naik kelas menjadi pelaku usaha yang memiliki daya saing tinggi,” ujar Bupati Dian, Jumat (24/4/2026).

Menurutnya, sertifikasi varietas menjadi instrumen vital dalam meningkatkan nilai tambah komoditas serta membuka peluang pasar yang lebih luas, mulai dari pengembangan benih, kemitraan usaha, hingga ekspansi pasar.

“Ke depan, ini akan berdampak langsung pada peningkatan nilai ekonomi. Varietas bersertifikat memiliki posisi tawar yang jauh lebih kuat. Ini strategi kita agar petani Kuningan tidak hanya bertahan, tapi terus berkembang dan sejahtera,” tegasnya.

Bupati juga memastikan capaian ini akan diintegrasikan dengan kebijakan hilirisasi dan penguatan ekosistem agribisnis. “Kita ingin sertifikat ini tidak berhenti di atas kertas, tapi menjadi pintu masuk menuju pengolahan modern, penguatan branding, hingga menembus pasar nasional bahkan global,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, menjelaskan bahwa kedua varietas baru ini telah melalui proses verifikasi teknis dan administratif yang sangat ketat terkait karakter, kestabilan, dan adaptasi lingkungan.

“Varietas ini lahir dari petani lokal dan telah melalui proses panjang hingga diakui negara. Ini membuktikan bahwa inovasi pertanian Kuningan berbasis pada kekuatan lokal yang nyata,” jelasnya.

Adapun varietas Liong berasal dari Desa Gewok, Kecamatan Garawangi, dan Genjah Lilin berasal dari Desa Sukadana, Kecamatan Cibeureum. Sementara dua varietas sebelumnya, Molegede dan Paliken, berasal dari Desa Karanganyar, Kecamatan Darma.

Wahyu menambahkan, sertifikasi TDVT memberikan kepastian hukum dan perlindungan terhadap kekayaan genetik lokal dari potensi klaim pihak lain.

“Ini sangat penting untuk menjaga plasma nutfah kita. Dengan perlindungan hukum yang jelas, kita bisa mendorong pemanfaatan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi nyata bagi petani,” ujarnya.

Ke depan, Diskatan akan terus mendorong pengembangan kawasan berbasis varietas unggulan, penguatan sistem perbenihan, serta pendampingan intensif.

“Sertifikat ini adalah awal. Target kita jelas, menjadikan tembakau-tembakau ini sebagai ikon unggulan yang benar-benar menyejahterakan masyarakat,” pungkasnya. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan