Bingkaiwarta, TANGERANG SELATAN – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri perayaan ibadah Paskah Persekutuan Umat Kristiani Kementerian ATR/BPN, kemarin. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh jajaran menjadikan momentum ini sebagai titik kebangkitan bersama, baik secara spiritual maupun dalam kehidupan berbangsa.
Acara yang berlangsung secara hybrid di Aula Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan ini diisi dengan khotbah, doa bersama, serta berbagai kegiatan sosial yang menyentuh.
Pesan Kebangkitan untuk Bangsa
Dalam sambutannya, Menteri Nusron menyampaikan pesan mendalam bahwa makna Paskah tidak hanya terbatas pada nilai spiritual, tetapi juga menjadi semangat perubahan.
“Saudara-saudari sekalian, yang butuh Paskah dan kebangkitan itu tidak hanya Yesus Kristus. Bangsa Indonesia ini juga butuh Paskah. Spirit kebangkitan itu bukan hanya soal fisik, tapi juga kebangkitan cita-cita dan kemajuan,” ujar Menteri Nusron.
Ia menekankan agar semangat tersebut diwujudkan dalam aksi nyata. “Secara fisik, mental, dan spiritual harus dibangkitkan, lalu diwujudkan dalam gerakan dan kerja nyata. Jangan berhenti pada makna simbolik saja,” tegasnya.
Nilai kebangkitan ini diimplementasikan dalam pelayanan publik, di mana seluruh jajaran diminta untuk terus menempatkan kepentingan masyarakat di atas segalanya. “Mudah-mudahan pesan ini menjadi pedoman kebaikan bagi kita semua dalam memberikan pelayanan terbaik,” tambahnya.
Kegiatan Sosial Wujud Nyata Kasih
Sejalan dengan tema perayaan tahun ini, “Kristus Bangkit Memperbarui Kemanusiaan Kita dan Kepedulian kepada Keutuhan Alam Ciptaan”, Kepala Kanwil BPN Provinsi Banten sekaligus Wakil Ketua Persekutuan Umat Kristiani, Harison Mocodompis, membenarkan bahwa semangat Paskah diwujudkan melalui berbagai aksi sosial.
“Kami melaksanakan kunjungan kasih ke panti sosial, donor darah bersama PMI, hingga menjenguk rekan yang sedang sakit. Itu semua adalah implementasi nyata dari nilai kasih dan kepedulian,” jelas Harison.
Sertifikat dan Bantuan Diserahkan
Dalam momen berbahagia tersebut, Menteri Nusron didampingi oleh Kepala Kanwil BPN Banten turut menyerahkan 14 sertifikat hak atas tanah untuk rumah ibadah dan yayasan keagamaan kepada 9 penerima. Langkah ini merupakan bentuk nyata kepastian hukum dan dukungan negara terhadap kegiatan keagamaan.
Selain itu, diserahkan pula bantuan dana kepada Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) dan Panti Asuhan Abigail Pamulang yang diserahkan langsung oleh Ketua Pengurus Persekutuan, Chriesty Elisabeth Lengkong.
Acara yang diketuai oleh Darman S.H. Simanjuntak ini juga dihadiri oleh mantan Wakil Menteri ATR/BPN, Surya Tjandra, serta sejumlah pejabat tinggi madya dan pratama, berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. (Abel/hms)













