Bingkaiwarta, KUNINGAN – Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Kuningan Masa Khidmat 2026–2031, berbarengan dengan Peringatan Harlah Muslimat NU ke-80, yang di Gedung Olahraga (GOR) Ewangga Kuningan, Kompleks Stadion Mashud Wisnusaputra, Kamis (14/5/2026).
Kegiatan yang dihadiri sekitar 1.700 peserta ini berlangsung dengan suasana khidmat, hikmat, dan penuh semangat kebersamaan. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Pengurus Wilayah (PW) Muslimat NU Jawa Barat, Dr. Hj. Ela M. Giri Komala, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPR RI dan DPRD Kabupaten Kuningan, jajaran Pengurus Syuriah dan Tanfidziyah NU, Ketua Dewan Pertimbangan PC Muslimat NU Kuningan Hj. Ela Helayati, perwakilan organisasi perempuan, kepala perangkat daerah, serta ribuan kader Muslimat NU yang datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Kuningan.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua PW Muslimat NU Jawa Barat. Dalam momen ini, Dra. Hj. Juju Juariyah, resmi dilantik dan ditetapkan sebagai Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Kuningan untuk masa khidmat 2026–2031.
Dalam sambutannya, Bupati Dian menyampaikan apresiasi mendalam atas kiprah panjang Muslimat NU yang telah terbukti konsisten menjaga dan mengamalkan nilai-nilai keagamaan, sosial, serta kebangsaan di tengah masyarakat.
“Muslimat NU bukan sekadar organisasi perempuan biasa, melainkan telah menjadi madrasah kehidupan yang melahirkan keteladanan. Organisasi ini menjaga tegaknya tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah, sekaligus berdiri kokoh sebagai benteng moral di tengah derasnya tantangan zaman dan arus informasi yang begitu cepat berkembang,” tegas Bupati Dian.
Menurutnya, kemajuan sebuah daerah tidak hanya ditandai dengan pembangunan infrastruktur fisik semata. Pembangunan yang sesungguhnya juga ditopang oleh kekuatan institusi keluarga serta kualitas moral masyarakat, yang di dalamnya peran perempuan memiliki porsi sangat besar.
“Perempuan yang kuat imannya, luas ilmunya, lembut hatinya, dan besar pengabdiannya, pasti akan melahirkan keluarga yang kokoh. Dan dari keluarga yang kokoh itulah, akan lahir daerah dan bangsa yang maju, beradab, dan sejahtera,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati Dian menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk terus membangun sinergi dan kerja sama erat dengan Muslimat NU dalam mendukung berbagai program pembangunan masyarakat. Lingkup kerja sama ini mencakup penguatan pendidikan keluarga, penanganan dan pencegahan stunting, pemberdayaan ekonomi perempuan, hingga upaya menjaga kerukunan umat serta ketahanan sosial masyarakat.
“Pembangunan tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah saja. Diperlukan kekuatan sosial, spiritual, dan moral yang ada di tengah masyarakat. Di sinilah posisi strategis Muslimat NU, yakni menjadi mitra yang andal dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan mandiri,” ungkapnya.
Bertepatan dengan peringatan Harlah ke-80 Muslimat NU, Bupati Dian juga mengajak seluruh kader untuk senantiasa menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah, serta merawat tradisi luhur bangsa, terutama di tengah tantangan era digital yang kian kompleks.
“Nilai-nilai tradisi bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan panduan untuk masa kini dan masa depan. Di saat berita bohong, ujaran kebencian, dan fitnah mudah bertebaran di mana-mana, kita harus kembali berpegang teguh pada nilai-nilai kebenaran, kebersamaan, dan akhlak mulia,” pesannya.
Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Kuningan yang baru saja dilantik, Dra. Hj. Juju Juariyah, M.Pd, menyampaikan komitmennya untuk meneruskan estafet pengabdian para pendahulu. Ia berjanji akan memperkuat peran organisasi agar semakin hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Kami siap melanjutkan perjuangan dan pengabdian. Muslimat NU akan terus berperan aktif menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya dalam bidang sosial, pendidikan, kesehatan keluarga, pemberdayaan perempuan, serta penguatan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan,” ucap Juju Juariyah.
Senada dengan hal itu, Ketua PW Muslimat NU Jawa Barat, Dr. Hj. Ela M. Giri Komala, dalam arahannya menekankan agar Muslimat NU senantiasa menjadi organisasi yang bermanfaat bagi umat. Ia mengingatkan seluruh kader untuk mampu menjawab setiap tantangan zaman, namun tetap kokoh memegang teguh tradisi dan nilai-nilai ke-NU-an.
Acara pelantikan dan peringatan Harlah ke-80 ini berlangsung dengan penuh kemeriahan dan makna, ditandai dengan penampilan seni hadroh, pemotongan tumpeng sebagai wujud syukur atas nikmat yang Allah berikan, serta diakhiri dengan doa bersama demi keberkahan dan kemajuan Muslimat NU di Kabupaten Kuningan. (Abel)













