banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250

Naik Kereta Kencana di Bandung, Bupati Dian Kenalkan Kearifan Lokal Kuningan ke Jabar

 

Bingkaiwarta, BANDUNG – Suasana meriah menyelimuti Kota Bandung pada Sabtu malam (16/5/2026) seiring digelarnya Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran Binokasih Mulang Salaka dalam rangka Milangkala Tatar Sunda. Sebagai wujud nyata pelestarian budaya, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, turut memeriahkan arak-arakan tersebut bersama para kepala daerah se-Jawa Barat.

banner 728x250

Bupati Dian tampak anggun mengenakan busana adat Sunda saat menaiki kereta kencana yang melaju menuju Gedung Sate. Kehadirannya di sepanjang rute tidak hanya menjadi pemandangan estetis, tetapi juga simbol dukungan kuat Pemerintah Kabupaten Kuningan terhadap kekayaan budaya lokal.

Di sela-sela kegiatan, Bupati Dian menegaskan bahwa partisipasi Kabupaten Kuningan dalam acara ini merupakan panggilan hati untuk menjaga nilai-nilai leluhur. Baginya, kirab ini bukan sekadar seremoni, melainkan ruang edukasi bagi generasi muda.

“Kirab budaya ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi pengingat bahwa budaya harus terus dijaga, dirawat, dan diwariskan kepada generasi muda. Kegiatan ini juga memperlihatkan kuatnya persatuan masyarakat Jawa Barat dalam menjaga identitas budaya daerah,” ujar Dian.

Dalam parade spektakuler ini, Kabupaten Kuningan mengusung tema “Arya Kamuning”. Penampilan seni dan budaya dipersembahkan langsung oleh tim Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, menampilkan kearifan lokal Kuningan di hadapan ribuan warga yang memadati jalanan.

“Melalui tema Arya Kamuning, kami ingin memperkenalkan kekayaan budaya khas Kuningan kepada masyarakat luas sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya Sunda,” tambahnya.

Suasana semakin hidup saat lagu khas “Kuningan Melesat” mengiringi langkah rombongan Kuningan. Warga asal Kuningan yang berada di Bandung tampak antusias bersorak menyambut iring-iringan budaya tersebut.

Puncak acara ini dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang menunggangi kuda putih menuju Gedung Sate. Di belakangnya, kereta kencana berisi para kepala daerah menjadi ikon persatuan 27 kabupaten/kota se-Jabar.

Gubernur Dedi menyambut baik gelaran ini sebagai momentum awal pembangunan Jawa Barat dengan semangat “Lembur Diurus, Kota Ditata”.

“Ini merupakan kegiatan munggaran Milangkala Tatar Sunda. Mudah-mudahan menjadi semangat untuk membangun Tatar Jawa Barat,” ujar Dedi.

Turut mendampingi Bupati Dian dalam rombongan Kuningan, Sekda Kuningan Uu Kusmana, S.Sos., M.Si., bersama jajaran pejabat Pemkab Kuningan, menjadikan partisipasi ini langkah strategis dalam mempererat silaturahmi antarwilayah di Tatar Sunda. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan