banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Usai Jangkau 6 Kecamatan, GPM DIRAHMATI Berakhir Meriah di Cilimus

 

Bingkaiwarta, CILIMUS – Rangkaian pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) DIRAHMATI (Diskon Harga Hemat Tahan Inflasi) memasuki hari keenam dan sekaligus menjadi penutup kegiatan. Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian kembali hadir di tengah masyarakat, kali ini bertempat di Desa Linggasana, Kecamatan Cilimus, Sabtu (23/5/2026). Kehadiran program intervensi harga ini disambut sangat meriah oleh warga yang berbondong-bondong memborong berbagai kebutuhan pokok dengan harga jauh di bawah pasaran.

banner 728x250

Antusiasme warga Desa Linggasana terlihat sangat tinggi. Mereka berdatangan sejak pagi untuk mendapatkan komoditas yang disediakan. Terpantau di lokasi, serapan berlangsung sangat cepat terutama untuk beras, minyak goreng, bumbu dapur, telur, hingga daging ayam dan sapi. Tak sampai dua jam berlalu, seluruh stok kebutuhan pokok yang disediakan panitia telah ludes diserbu warga.

Salah satu warga setempat, Minah, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini, apalagi saat ini masyarakat sedang bersiap menyambut Hari Raya Iduladha yang tinggal menghitung hari. Menurutnya, selisih harga yang ditawarkan sangat jauh jika dibandingkan harga di pasar biasa.

“Alhamdulillah, GPM ini sangat membantu warga. Apalagi mau menghadapi Iduladha. Harganya memang jauh berbeda dengan harga di pasar. Terima kasih Pak Bupati, Pak Kadis, sudah membantu meringankan beban kami,” ungkap Minah dengan wajah gembira.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah didampingi Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Ating Setiawan, menjelaskan bahwa rangkaian GPM Iduladha ini telah bergerak menjangkau enam kecamatan di wilayah Kuningan. Dimulai dari Desa Jalatrang Kecamatan Cilebak (18 Mei), Desa Bangunjaya Kecamatan Subang (19 Mei), Desa Pancalang Kecamatan Pancalang (20 Mei), Desa Ciangir Kecamatan Cibingbin (21/5), Desa Citapen Kecamatan Hantara (22/5), dan terakhir menutup kegiatan di Desa Linggasana Kecamatan Cilimus.

“GPM DIRAHMATI ini adalah bentuk intervensi langsung pemerintah daerah guna menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi daya beli masyarakat dari lonjakan harga kebutuhan pokok. Alhamdulillah, kami senang sekali melihat antusiasme warga Desa Linggasana yang luar biasa dalam menyambut gerakan pangan murah ini,” ujar Wahyu.

Dalam kegiatan ini, pemerintah menjual berbagai komoditas strategis dengan harga bersahabat. Beras premium dijual hanya Rp12.000/kg, bawang merah Rp35.000/kg, cabai rawit merah Rp60.000/kg, Minyakita Rp15.500/liter, telur ayam Rp24.500/kg, hingga daging sapi Rp125.000/kg. Selisih harga yang cukup jauh ini terbukti sangat efektif membantu masyarakat menekan pengeluaran rumah tangga.

Sementara itu, Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar, menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan.

“Ini adalah GPM terakhir dari enam desa dalam rangka pengendalian harga. Memang kebiasaannya, menjelang hari raya keagamaan seperti Ramadan, Idulfitri, maupun Iduladha, harga bahan pokok cenderung mengalami kenaikan. Salah satu cara efektif untuk mengendalikan harga pasar dan membantu masyarakat adalah melalui Gerakan Pangan Murah ini,” ujar Bupati Dian.

Ia memastikan, seluruh komoditas yang dijual telah dipastikan harganya jauh lebih murah dibandingkan harga yang berlaku di pasar-pasar tradisional. Hal ini dilakukan agar kehadiran pemerintah benar-benar terasa manfaatnya bagi warga.

“Yang kita jual kepada masyarakat harganya jauh di bawah harga pasar. Mudah-mudahan ini bisa membantu meringankan kebutuhan warga dalam menyambut Iduladha nanti,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Linggasana, Hj. Henny Rosdiana, mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih karena desanya dipercaya menjadi lokasi sekaligus penutup rangkaian kegiatan GPM DIRAHMATI tahun ini. Menurutnya, kehadiran program ini sangat pas waktunya dan sangat meringankan beban ekonomi warganya, terutama di tengah kondisi kenaikan harga kebutuhan pokok belakangan ini.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kuningan, Bupati, maupun Dinas Ketahanan Pangan yang sudah memilih Desa Linggasana sebagai tempat penutupan kegiatan ini. Masyarakat di sini sangat terbantu sekali, apalagi kebetulan harga-harga di pasar sedang tinggi-tingginya dan warga sedang bersiap menyambut hari raya,” ungkap Hj. Henny Rosdiana.

Ia juga menambahkan, antusiasme warga yang sangat tinggi dan stok yang cepat habis adalah bukti nyata betapa program ini sangat dibutuhkan di tingkat desa. Ia berharap ke depannya program-program seperti ini bisa terus berlanjut dan semakin sering hadir di tengah masyarakat.

“Terlihat sekali antusiasme warga luar biasa, kurang dari 2 jam saja barang sudah ludes, itu tandanya warga sangat membutuhkan. Ini bukan sekadar beli murah, tapi ini bukti nyata perhatian pemerintah ke desa-desa. Kami berharap ke depannya kehadiran pemerintah lewat program seperti ini terus berlanjut agar daya beli dan ketahanan pangan warga kami selalu terjaga,” pungkas Hj. Henny Rosdiana. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan