Bingkaiwarta, KUNINGAN – Dalam rangka memperingati Hari Krida Pertanian (HKP) yang ke-54 tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bakal menggelar kegiatan besar yang meriah dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat. Acara puncak peringatan ini akan berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 09 hingga 10 Juni 2026, bertempat di Lapangan Sepak Bola Gunungkeling, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan.
Mengusung semangat besar “Kuningan Melesat, Pertanian Kuat”, kegiatan ini disiapkan sebagai wujud nyata apresiasi atas kinerja para petani, pembangkit semangat, sekaligus ajang mempromosikan kekayaan hasil bumi Kabupaten Kuningan yang luar biasa melimpah. Berbagai rangkaian kegiatan menarik dan bermanfaat telah disiapkan panitia untuk memanjakan pengunjung yang hadir.
Salah satu daya tarik utama yang ditunggu-tunggu adalah Stand Pameran Hasil Pertanian, di mana masyarakat dapat melihat langsung ragam hasil panen terbaik, inovasi pertanian, dan produk olahan unggulan dari berbagai wilayah di Kuningan. Tak hanya itu, masyarakat juga dimanjakan dengan program Gerakan Pangan Murah (GPM). Di sini, warga bisa mendapatkan kebutuhan pangan pokok berkualitas dengan harga terjangkau, langsung dari sumbernya, guna membantu menstabilkan harga sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat.
Selain pameran dan pasar murah, acara ini juga menjadi ajang strategis untuk promosi produk unggulan daerah. Berbagai komoditas khas Kuningan yang memiliki kualitas tinggi dan ciri khas tersendiri akan dikembangkan jangkauan pasarnya agar semakin dikenal luas, baik di tingkat daerah maupun luar daerah. Beragam kegiatan pendukung lainnya juga disiapkan untuk menambah kemeriahan dan memberikan edukasi pertanian yang menarik bagi semua kalangan, mulai dari petani hingga generasi muda.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, menyampaikan bahwa peringatan Hari Krida Pertanian ke-54 ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan momen penting untuk memperkuat fondasi pertanian daerah. Menurutnya, tema “Kuningan Melesat, Pertanian Kuat” menjadi komitmen kuat pemerintah daerah untuk terus mendorong kemajuan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat.
“Peringatan Hari Krida Pertanian yang ke-54 ini kita jadikan momentum untuk bersyukur atas hasil jerih payah para petani sekaligus mengevaluasi dan memacu langkah kita lebih cepat lagi. Kuningan punya potensi besar, tanahnya subur, petaninya gigih, dan kita ingin semuanya itu terwujud dalam satu kekuatan besar. Oleh karena itu, kami gelar kegiatan ini agar masyarakat bisa merasakan manfaat langsung, petani bisa bangga memamerkan hasil karyanya, dan ekonomi pangan kita semakin kuat,” ungkap Dr. Wahyu Hidayah kepada bingkaiwarta.co.id, Senin (8/6/2026).
Ia juga menjelaskan, Gerakan Pangan Murah yang menjadi salah satu kegiatan unggulan ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan. Sementara pameran hasil pertanian bertujuan memperkenalkan potensi besar Kuningan sebagai salah satu lumbung pangan yang andal.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa apa yang ada di meja makan mereka, apa yang dipanen petani kita, semuanya berkualitas dan melimpah. Lewat pameran ini kita promosikan produk unggulan daerah agar nilainya naik dan pasarnya makin luas. Intinya, kegiatan ini kami siapkan untuk rakyat, dari rakyat, dan demi kemajuan Kuningan,” tambahnya.
Dr. Wahyu Hidayah juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari para petani, pelaku usaha, pelajar, hingga keluarga besar warga Kuningan, untuk turut memeriahkan dan mendukung kegiatan ini. Kehadiran masyarakat diharapkan menjadi wujud dukungan nyata dan rasa cinta terhadap hasil bumi serta sektor pertanian Kabupaten Kuningan.
“Mari kita bersama-sama memeriahkan Hari Krida Pertanian ke-54 ini. Datanglah ke Lapangan Sepak Bola Gunungkeling, Kecamatan Cigugur, tanggal 9 dan 10 Juni 2026 nanti. Dukung kemajuan pertanian kita, dukung ketahanan pangan daerah kita, dan buktikan bahwa Kuningan Melesat dengan Pertanian yang Kuat,” ajak Dr. Wahyu Hidayah penuh semangat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah silaturahmi, pertukaran informasi teknologi pertanian, serta mempererat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kokoh, mandiri, dan berkelanjutan bagi Kabupaten Kuningan. (Abel)













