Bingkaiwarta, JAKARTA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengusulkan peningkatan target Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) untuk tahun 2027. Langkah ini dilakukan guna memperluas kepastian hukum hak atas tanah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dalam Rapat Kerja bersama Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Gedung DPR, Jakarta, kemarin, Menteri Nusron menegaskan bahwa prioritas kementerian tidak hanya berfokus pada PTSL, tetapi juga diperluas ke sertifikasi per sektor. Salah satu fokus utamanya adalah perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
“Kami mengusulkan target PTSL tahun 2027 ditingkatkan. Program ini bersifat strategis karena dilaksanakan berbasis wilayah desa, mencakup pendaftaran seluruh bidang tanah secara menyeluruh: mulai dari rumah tinggal, lahan pertanian, perkebunan, tanah wakaf, tempat ibadah, hingga area pemakaman,” jelasnya.
Bagi masyarakat yang belum terjangkau PTSL, khususnya yang memiliki rumah namun belum bersertifikat, Kementerian ATR/BPN menyiapkan skema sertifikasi tanah secara gratis. Kebijakan ini sekaligus menjadi dukungan nyata terhadap program Tiga Juta Rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
“Melalui jalur ini, MBR tetap mendapatkan kepastian hukum atas tempat tinggalnya. Bahkan untuk tahun 2026 saja, kami menargetkan dapat menerbitkan sertifikat untuk 1 juta unit rumah MBR, termasuk rumah yang menerima bantuan bedah rumah pada periode 2016–2025,” tambah Menteri Nusron.
Untuk memaksimalkan capaian, Kementerian ATR/BPN membuka ruang kolaborasi aktif dengan pemerintah daerah dan anggota DPR guna mengidentifikasi warga yang memenuhi kriteria penerima manfaat.
Usulan tersebut mendapat dukungan penuh dari DPR RI. Wakil Ketua Komisi II DPR, Dede Yusuf, menilai program ini memiliki dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat dan layak menjadi salah satu prioritas utama dalam alokasi anggaran Tahun 2027.
Turut mendampingi Menteri dalam rapat tersebut adalah Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan beserta jajaran pejabat pimpinan tinggi di lingkungan Kementerian ATR/BPN. (Abel/hms)













