Bingkaiwarta, SLEMAN – Memilih program studi menjadi salah satu keputusan krusial bagi lulusan SMA/sederajat yang akan melanjutkan pendidikan tinggi. Tidak jarang calon mahasiswa merasa bingung menentukan jurusan karena belum memahami secara mendalam bidang ilmu maupun prospek kerja yang akan digeluti kelak.
Bagi yang memiliki minat di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang, Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) dapat menjadi pilihan yang sangat tepat. Perguruan tinggi ini berada langsung di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), dengan empat program studi yang dirancang secara khusus untuk menjawab kebutuhan tenaga ahli profesional di bidang pengelolaan tanah, tata ruang, dan pelayanan pertanahan di Indonesia.
Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai masing-masing program studi yang ditawarkan:
🎓 Sarjana Terapan Survei dan Pemetaan Informasi Pertanahan (SPIP)
Cocok bagi calon mahasiswa yang menyukai perhitungan, teknologi, dan kegiatan lapangan. Prodi ini mempelajari teknik pengukuran tanah, pemetaan digital, sistem informasi geografis, fotogrametri, hingga pengolahan data spasial berbasis teknologi terkini. Lulusan SMA jurusan IPA maupun lulusan SMK bidang Geomatika, Geologi, dan Komputer sangat cocok menempuh pendidikan di sini.
Menurut Dandi Resando, salah satu taruna prodi SPIP, kombinasi teori dan praktik langsung menjadi daya tarik utamanya. “Kami tidak hanya belajar di kelas, tapi juga terjun langsung ke lapangan. Penggunaan teknologi geospasial yang terus berkembang membuat ilmu ini sangat relevan dan dibutuhkan untuk mendukung pembangunan serta pengelolaan pertanahan yang akurat,” ujarnya.
🎓 Sarjana Terapan Manajemen Penataan Ruang dan Pertanahan (MPRP)
Sesuai bagi yang memiliki ketertarikan pada perencanaan wilayah, kebijakan publik, dan pelayanan administrasi. Prodi ini terbuka bagi lulusan SMA semua jurusan, termasuk IPS, maupun lulusan SMK perkantoran dan manajemen. Materi yang dipelajari meliputi perencanaan tata ruang, pengelolaan data pertanahan, hingga penyusunan kebijakan pembangunan wilayah.
Ayu Hanan Mutia memilih prodi ini karena ingin berkontribusi mengatasi masalah tata ruang di daerah. “Saya melihat masih banyak kawasan yang tertata kurang baik, misalnya permukiman berdampingan dengan kawasan industri. Di sini saya belajar bagaimana merencanakan ruang agar bermanfaat secara maksimal dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ungkapnya.
🎓 Sarjana Terapan Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah (KMPT)
Program studi ini lebih menekankan pada aspek administrasi, hukum, dan pelayanan publik. Cocok bagi yang ingin memahami mekanisme pendaftaran tanah, pengelolaan arsip dan data pertanahan, serta pemberian kepastian hukum hak atas tanah. Terbuka bagi lulusan SMA IPS maupun SMK bidang administrasi perkantoran.
Rizaldi Secondia Putra menjelaskan alasannya memilih prodi ini. “Saya lebih tertarik pada aspek hukum dan kebijakan dibandingkan perhitungan teknis. Di sini saya belajar bagaimana mengelola pendaftaran tanah sehingga masyarakat mendapatkan kepastian hukum dan perlindungan haknya dengan baik,” katanya.
🎓 Sarjana Terapan Pertanahan
Menawarkan cakupan ilmu yang paling luas dan komprehensif. Prodi ini mempelajari hukum agraria, penyelesaian sengketa tanah, pengadaan tanah, hingga pengendalian pemanfaatan ruang. Sangat cocok bagi mereka yang memiliki kemampuan analisis yang baik, menyukai tantangan, serta ingin memahami hubungan antara tanah, masyarakat, dan pembangunan.
Ni Putu Arista Pradnyaswari dari Karangasem, Bali, merasa cocok dengan karakter dirinya. “Saya senang beraktivitas di luar ruangan dan bertemu langsung dengan masyarakat. Di prodi ini banyak praktik lapangan yang membuat kita memahami kondisi sebenarnya di tengah masyarakat, sekaligus melatih kemampuan menyelesaikan berbagai persoalan pertanahan,” ujarnya.
📋 Informasi Penerimaan Taruna Baru
Untuk tahun ajaran 2026/2027, Politeknik Agraria STPN membuka kuota sebanyak 350 calon taruna/i yang terbagi dalam tiga jalur seleksi:
✅ Jalur Umum: 260 orang
✅ Jalur Tugas Belajar Aparatur: 60 orang
✅ Jalur Kerja Sama Pemerintah Daerah: 30 orang
Pendaftaran masih dibuka hingga 18 Juni 2026. Bagi yang ingin mendaftar dan mengetahui syarat lengkapnya, silakan kunjungi situs resmi di stpn.ac.id.
Dengan beragam pilihan program studi yang sesuai minat dan bakat, Politeknik Agraria STPN menjadi gerbang emas menuju karier profesional yang jelas dan sangat dibutuhkan dalam mendukung program pembangunan nasional di bidang pertanahan dan tata ruang. (Abel/hms)













