banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Ilmu Pertanahan untuk Kemajuan Papua: Kisah Taruna Asal Manokwari dan Merauke

 

Bingkaiwarta, YOGYAKARTA – Keinginan kuat untuk kembali dan berkontribusi memajukan daerah asal menjadi semangat pendorong bagi sejumlah generasi muda Papua dalam menentukan jenjang pendidikan tinggi. Dengan cita-cita mulia itu, mereka memilih menempuh pendidikan di Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN)—perguruan tinggi kedinasan di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)—untuk membekali diri dengan ilmu dan keterampilan di bidang pertanahan serta tata ruang.

banner 728x250

Salah satunya adalah Alfando Almendo, Taruna Tingkat II asal Manokwari, Papua Barat. Baginya, memilih jurusan ini adalah jawaban atas kebutuhan nyata daerahnya. Ia menilai pembangunan di Papua memerlukan dukungan tenaga ahli yang memahami seluk-beluk agraria guna mengelola aset tanah secara benar dan berkelanjutan.

“Pikirannya sederhana saja: nanti saya ingin pulang dan terlibat langsung membangun daerah saya. Papua masih membutuhkan banyak pembangunan, dan itu pasti butuh sumber daya manusia yang paham betul soal pertanahan dan tata ruang,” ujar Alfando, Jumat (19/6/2026).

Ia mengakui bahwa berbagai persoalan pertanahan yang masih terjadi di tanah kelahirannya menjadi alasan utamanya mendalami ilmu ini. Alfando berharap pengetahuan yang didapatkan selama menempuh pendidikan nantinya dapat menjadi bekal untuk membantu menyelesaikan berbagai permasalahan tersebut di tengah masyarakat.

Selain materi keilmuan yang relevan, Alfando juga merasakan manfaat positif dari sistem pendidikan berasrama yang diterapkan di kampus. Lingkungan tersebut melatihnya membentuk karakter, kedisiplinan, hingga kemampuan bekerja sama dengan orang dari berbagai latar belakang daerah.

“Di sini kami tidak hanya belajar teori, tapi juga belajar hidup disiplin, memimpin, dan bersatu dengan teman-teman dari seluruh penjuru Indonesia. Ini modal berharga agar nanti bisa bersinergi membangun Papua dengan lebih baik,” tambahnya.

Semangat yang sama juga dimiliki Rafael Korwa, Taruna Tingkat II asal Merauke, Papua Selatan. Ketertarikannya pada dunia peta sejak kecil membawanya menjelajahi bidang survei dan pertanahan, yang kemudian ia sadari memiliki peran sangat luas dalam kehidupan masyarakat.

“Sejak kecil saya suka melihat peta. Setelah mendalami ilmu pertanahan, saya baru paham bahwa bidang ini sangat krusial—bisa membantu menyelesaikan berbagai masalah di masyarakat, termasuk sengketa tanah yang masih sering terjadi di lingkungan tempat saya tinggal,” ungkap Rafael.

Ia melihat masih banyak warga di daerahnya yang belum memahami hak atas tanah maupun aturan hukum pertanahan. Kondisi inilah yang membuatnya semakin yakin bahwa kehadiran tenaga ahli di bidang agraria sangat dibutuhkan, terutama di wilayah dengan dinamika pertanahan yang cukup kompleks seperti Papua.

“Harapan saya sederhana: setelah lulus nanti saya bisa pulang dan membagikan ilmu ini kepada masyarakat. Agar mereka lebih paham hak-haknya, tidak mudah dirugikan, dan tanah mereka memiliki kepastian hukum yang jelas,” tuturnya.

Bagi Alfando dan Rafael, pendidikan di Politeknik Agraria STPN bukan sekadar meraih gelar akademik, melainkan sebuah tanggung jawab dan persiapan nyata untuk menjadi agen perubahan. Keduanya berharap ilmu yang didapatkan dapat memberikan manfaat nyata, mewujudkan tata kelola pertanahan yang lebih baik, adil, dan bermanfaat bagi kemajuan tanah Papua.

Kisah inspiratif ini membuktikan bahwa kebutuhan akan tenaga ahli agraria tidak hanya ada di pusat pembangunan, melainkan juga sangat mendesak di daerah-daerah yang tengah tumbuh dan berkembang. Bagi generasi muda yang memiliki semangat serupa, kesempatan untuk berkontribusi melalui jalur pendidikan masih terbuka lebar.

Pendaftaran Taruna/Taruni Politeknik Agraria STPN Tahun Ajaran 2026/2027 masih dibuka hingga 18 Juni 2026. Informasi lengkap mengenai persyaratan, jalur seleksi, dan tata cara pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi: stpn.ac.id. (Abel/hms)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan