Bingkaiwarta, KUNINGAN – Membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter kebangsaan, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan nasionalisme yang kuat, Kodim 0615/Kuningan menggelar Upacara Pembukaan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Semester II Tahun 2026, di Makodim 0615/Kuningan, Sabtu (29/8/2026).
Upacara dipimpin oleh Kasdim 0615/Kuningan, Mayor Inf Syaefudin mewakili Dandim 0615/Kuningan. Hadir dalam kegiatan para pelatih, pembina, panitia, serta sekitar 52 orang peserta KKRI yang hadir dengan semangat dan kesigapan penuh.
Dalam sambutan Dandim 0615/Kuningan, Letkol Arh Hafda Prima Agung, yang dibacakan Kasdim, ditegaskan bahwa bangsa Indonesia saat ini menghadapi tantangan yang tidak ringan. Kemajuan teknologi informasi, arus globalisasi, dan masuknya budaya luar membawa perubahan besar—di satu sisi membuka peluang kerja, kemudahan komunikasi, dan akses ilmu pengetahuan, namun di sisi lain juga menuntut kesiapan generasi muda untuk tetap teguh pada jati diri bangsa.
“Kadet bukan sekadar pelajar yang memakai seragam kebesaran, tetapi merupakan simbol disiplin, tanggung jawab, dan pengabdian tanpa pamrih. Menjadi contoh baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat tentang bagaimana seorang pemuda Indonesia berpikir maju tanpa meninggalkan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” demikian pesan Dandim.
Kegiatan KKRI tahun ini mengusung tema: “Melalui Kegiatan Korps Kadet Republik Indonesia TA 2026, Kita Satukan Tekad dan Semangat Juang Guna Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam Rangka Menjaga Ruang Alat dan Kondisi Juang yang Tangguh.”
Tema tersebut memiliki makna yang mendalam dan strategis—menggambarkan tekad untuk membangun generasi muda yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga tangguh secara mental, berkarakter kebangsaan, serta memiliki integritas dan kedisiplinan yang tinggi.
Pembinaan KKRI ini bukan sekadar pelatihan biasa. Melalui berbagai materi lapangan seperti Survival, Pionir, SAR, PBB, dan PPM, peserta dibentuk karakter kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, serta kecintaan yang mendalam terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. KKRI menjadi wadah nyata untuk membekali pelajar agar kelak tumbuh menjadi pemimpin bangsa yang tangguh, berjiwa Pancasila, serta memperkuat wawasan kebangsaan dan rasa nasionalisme.
Melalui upacara pembukaan ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik diri dan lembaga, serta menyerap setiap nilai positif yang diberikan sehingga kelak menjadi generasi muda yang siap membangun dan mempertahankan keutuhan bangsa Indonesia. (Abel)













