banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

553 Pelamar, Hanya 160 Lolos Magang di Puskesmas Kuningan, Pendaftar Datang dari Berbagai Penjuru Indonesia

 

Bingkaiwarta, CILIMUS — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kuningan terus memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan dan dunia usaha guna memperluas kesempatan kerja bagi warga. Kali ini, Disnaker Kuningan kembali menggandeng Forum Rektor untuk memaksimalkan penyiapan sumber daya manusia dalam berbagai program ketenagakerjaan, termasuk Magang Nasional yang melibatkan instansi pemerintah maupun sektor swasta.

banner 728x250

Hal itu disampaikan Kepala Disnaker Kabupaten Kuningan, Dr. Toto Toharudin, usai kegiatan sosialisasi sinergi antara Disnakertrans, BAZNAS, Forum Rektor, dan Perusahaan di Cafe & Resto J&J, Linggarjati, Rabu (16/9/2026) siang.

“Untuk kedua kalinya kami meminta dukungan para rektor. Ini bentuk simbiosis mutualisme, kampus menyiapkan SDM yang berkualitas, dan kami salurkan ke program Magang Nasional. Penerima manfaatnya tidak hanya instansi pemerintah, tetapi juga perusahaan swasta,” ungkapnya.

Dalam program Magang Nasional yang ditempatkan di lingkungan Puskesmas se-Kabupaten Kuningan, Disnaker membuka 273 formasi. Namun berdasarkan hasil verifikasi Kemnaker, yang memenuhi syarat hanya sekitar 160 orang. Kondisi ini menunjukkan Kuningan masih kekurangan tenaga perawat.

“Pendaftar datang dari berbagai daerah — Sumatera, NTT, Kalimantan, bahkan Papua. Mereka mendaftar ke Kemnaker, namun penyelenggaraannya kami yang kelola di sini. Pengumuman hasil seleksi dari 553 pelamar akan kami umumkan Jumat besok, lalu hari Sabtu mereka kami kumpulkan untuk pembekalan mental. Tanggal 21 September 2026, mereka sudah mulai bekerja,” jelas Toto.

Ke depannya, Disnaker Kuningan tidak berhenti di Magang Nasional saja. Pihaknya sedang menyiapkan program Magang Internasional bagi lulusan SLTA dan SMK. Sebanyak 1.200 orang akan dilatih secara bertahap melalui 9 dari 18 paket program yang telah disetujui.

“Fokus kami besok akan beralih ke sektor swasta — industri dan pariwisata. Perusahaan boleh mengajukan kuota hingga 20% dari total karyawan mereka. Namun kecepatan sangat penting, karena saat pendaftaran dibuka, ini berebut dengan daerah lain. Semakin cepat, semakin besar peluang,” pungkas Toto. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan