banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Perkuat Budaya Literasi, Kuningan Gelar Festival dan Raih Prestasi di Tingkat Jawa Barat

Bingkaiwarta, KUNINGAN — Membangun kualitas sumber daya manusia melalui penguatan budaya literasi menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Kuningan. Hal ini ditegaskan dalam pembukaan Festival Literasi Kabupaten Kuningan Tahun 2026 yang berlangsung di Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Kuningan, Kamis (8/10/2026), dengan mengusung tema “Tenggelam dalam Literasi, Terbit Generasi Berprestasi”.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kuningan ini dihadiri oleh Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat H. Kusmana Hartadji, Sekretaris Daerah U. Kusmana, S.Sos., M.Si., serta jajaran kepala SKPD, camat, Tim Penggerak PKK, pegiat literasi, guru, pustakawan, komunitas, dan generasi muda.

banner 728x250

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kuningan, Drs. H. Nurahim, M.Si., menjelaskan bahwa festival ini bukan sekadar perayaan, melainkan momentum pembudayaan gemar membaca sekaligus bentuk apresiasi kepada masyarakat, sekolah, keluarga, dan pegiat literasi yang telah berkontribusi.

“Intinya adalah untuk meningkatkan budaya dan minat baca masyarakat. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan terus berupaya menggalakkan dan melayani masyarakat dalam memenuhi kebutuhan referensi dan bahan pustaka,” ungkap Nurahim.

Festival ini dikemas dengan beragam kegiatan menarik, mulai dari workshop mendongeng dan bedah buku, lomba menggambar, festival band, penayangan film, bazar buku, hingga pemberian penghargaan budaya gemar membaca. Sepanjang rangkaian kegiatan, berbagai perlombaan juga telah dilaksanakan, mencakup Lomba Keluarga Literasi, Lomba Duta Baca Pelajar dan Mahasiswa, Lomba Bertutur, Lomba Video Konten Literasi, hingga Lomba Resensi Buku.

Dukungan masyarakat terhadap gerakan literasi juga terlihat dari terkumpulnya lebih dari 1.400 judul buku donasi dari berbagai pihak. Tak hanya itu, Kabupaten Kuningan juga mencatat sejumlah prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Barat, di antaranya Perpustakaan Insan Cipta Desa Kertayasa yang meraih Juara 1 Lomba Perpustakaan Desa Terbaik, serta Ananda Nathan Al Haj Hidriji yang meraih Juara Harapan Lomba Bertutur tingkat SD.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat, H. Kusmana Hartadji, memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Pemkab Kuningan. Ia menegaskan bahwa di era digital, literasi memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar mampu membaca dan menulis.

“Literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis saja. Literasi merupakan kemampuan untuk memahami informasi, berpikir kritis, mengembangkan pengetahuan, berkomunikasi, berkarya, serta mengambil keputusan secara bijak,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kemampuan memilah informasi di tengah derasnya arus informasi di media sosial. “Di tengah perubahan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat, kemampuan literasi menjadi semakin penting. Masyarakat tidak hanya dituntut mampu mengakses informasi, tetapi juga memilah, memilih, mengevaluasi, dan mengonsumsi informasi secara bertanggung jawab,” katanya.

Kusmana juga mendorong perpustakaan untuk tidak hanya mengandalkan gedung dan sarana prasarana, tetapi hadir secara aktif di tengah masyarakat. “Pustakawan harus turun ke lapangan. Yang terpenting 70 persen pelayanan, sarana prasarana cukup 30 persen saja,” ujarnya. Ia menekankan tiga prinsip utama bagi para pustakawan: terlibat, bersinergi, dan berdampak.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., secara resmi mengukuhkan Hj. Ela Helayati, S.Sos. sebagai Bunda Literasi Kabupaten Kuningan Tahun 2026, yang kemudian diikuti pengukuhan Ketua PKK dari 15 kecamatan sebagai Bunda Literasi Kecamatan.

Bupati Dian dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan pembangunan manusia.

“Sebuah daerah mungkin bisa membangun jembatan, gedung, membuat jalan-jalan mulus, apalagi kantor-kantor yang indah dan teknologi yang semakin canggih. Tapi sebetulnya membangun sebuah bangsa diawali dari bagaimana membuat pola pikir anak-anak kita berpikir tentang masa depan,” katanya.

Ia menjelaskan makna mendalam dari tema festival tahun ini. “’Tenggelam’ itu bukan hilang arah, bukan tidak berdaya. Tetapi menyelami pengetahuan sedalam-dalamnya. Dari pemahaman itu lahir gagasan. Dari gagasan lahir karya. Dari karya lahir prestasi. Dari prestasi lahir sebuah generasi yang paham tentang harus berbuat apa untuk memberikan manfaat bagi orang lain,” jelasnya.

Bupati Dian juga menyoroti tantangan era media sosial di mana setiap orang bisa menjadi pembuat informasi sekaligus pembaca. “Hari ini pembaca bisa sekaligus menjadi pembuat informasi. Itu yang paling bahaya. Sekarang bukan lagi bagaimana mendapatkan informasi, tetapi bagaimana membedakan informasi dengan pengetahuan, pengetahuan dengan kebijaksanaan, dan yang terpenting kebijaksanaan dengan kebenaran,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh keluarga menjadi lingkungan pertama dalam menumbuhkan budaya membaca. “Mari kita tumbuhkan budaya literasi tidak hanya di sekolah, tetapi di rumah. Keteladanan orang tua jauh lebih penting daripada sekadar menyuruh anak membaca,” ujarnya.

Bupati Dian berharap melalui penguatan literasi, Kabupaten Kuningan mampu mencetak generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga berkarakter, cerdas, dan berpikir kritis. “APBD kita kecil, tapi saya tidak mau kalah. Saya ingin kita buktikan,” ucapnya dengan semangat.

Festival Literasi Kabupaten Kuningan berlangsung selama empat hari, dari 8 hingga 11 Oktober 2026, dengan berbagai kegiatan yang melibatkan beragam kalangan, mulai dari guru, siswa, mahasiswa, pegiat literasi, hingga masyarakat luas.

“Teruslah membaca, teruslah belajar, teruslah berkarya. Ketika ilmu tumbuh, harapan menyala. Ketika literasi mengakar, masa depan akan terbit kita songsong bersama,” pungkas Bupati Dian menutup acara pembukaan. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan