Bingkaiwarta, CIDAHU – Pembagian BLT BBM di Desa Bunder, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, diduga ada pemotongan. Menurut informasi, penerima bantuan BLT BBM mendapat potongan Rp 50 ribu sampai dengan Rp 100 ribu.
Kepala Desa Bunder, Warman saat dihubungi bingkaiwarta.co.id menjelaskan, untuk penyaluran bantuan langsung tunai bahan bakar minyak (BBM) dan bantuan program sembako di Desa Bunder, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, setidaknya ada 175 keluarga penerima manfaat (KPM) yang mendapat bantuan dari Kementrian Sosial RI.
“Ada 175 KPM khususnya di Desa Bunder, yang menerima bantuan BLT BBM. Untuk nominal BLT BBM tiap KPM menerima Rp 300 ribu. Sedangkan nominal BPNT Sembako Rp 200 ribu bagi penerima yang tercatat di DTKS Kemensos. Dengan begitu, satu orang penerima BLT BBM dan BPNT Sembako bisa mendapat nominal senilai Rp 500 ribu,” jelas Warman, Jumat (30/9/2022).
Terkait adanya informasi pemotongan bantuan BLT BBM, Warman membantahnya. Pihaknya tidak pernah meminta apalagi melakukan pemotongan dari setiap KPM. “Itu tidak benar. Kita tahu aturan. Kalau sumbangan, iya kita menerima. Itu pun atas kesadaran mereka sendiri. Dan, untuk besarannya pun kita tidak menarget. Ada yang ngasih Rp 20 ribu, Rp 50 ribu, seikhlasnya mereka,” ujarnya.
Diakui Warman, sebelumnya, pihaknya sudah melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan perangkat desa dan KPM. Karena, di Desa Bunder sedang melakukan pembangunan. “Jadi, itu atas dasar inisiatif dari KPM untuk kepentingan kegiatan di Desa. Ada yang ngasih ada juga yang tidak. Karena memang kita tidak menekankan mereka untuk memberi sumbangan. Kita juga lagi berembug untuk pengalokasian dana dari hasil sumbangan tersebut,” paparnya.
Disebutkan Warman, total pendapatan sumbangan dari penerima BLT BBM sebesar Rp 5.120.000,- (Abel)













