banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250

Apdesi Turunkan Ribuan Orang di Stadion, Ini Kata Bupati Kuningan

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Kuningan menggelar Apel Kebangsaan, di Stadion Mashud Wisnusaputra Kuningan, Sabtu (15/10/2022). Apel ini diikuti oleh sekitar 3000 peserta yang terdiri dari para perangkat desa se-Kabupaten Kuningan.

Apel Kebangsaan tersebut dipimpin oleh Bupati Kuningan H. Acep PPurnam, serta dihadiri oleh Wakil Bupati Kuningan H.M. Ridho Suganda, Unsur Forkopimda, Para Kepala OPD, Camat, Para Kepala Desa se-Kabupaten Kuningan dan undangan lainnya. Hadir pula secara langsung Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum.

banner 728x250

Ketua DPC Apdesi Kabupaten Kuningan, H. Linawarman didampingi Sekretaris Hj. Henny Rosdiana mengatakan, untuk peserta Apel Kebangsaan ini berjumlah 3.000 orang, yang terdiri dari anggota Apdesi 2.863 orang, pengurus DPC Apdesi Kab. Kuningan 72 orang, Basuskam Apdesi 30 orang, DPD Apdesi Jawa Barat 5 orang, Forkopimda 6 orang, dan undangan lainnya.

“Apel Kebangsaan ini digelar dengan tujuan untuk menjalin tali silaturahmi antar pemerintah desa se Kabupaten Kuningan. Selain itu, menetapkan kebijakan strategis dalam membangun desa di Kabupaten Kuningan,” ujarnya.

Seperti diketahui, bahwa desa merupakan pemerintahan terkecil yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Namun keberadaan desa sudah ada sebelum ada bangsa ini.

Sementara itu, di zaman modern ini keberadaan desa semakin jelas, karena memiliki payung hukum tersendiri dalam mengatur dan mengelola desa, dengan dukungan anggaran seperti dana desa dari pemerintah pusat, bantuan keuangan provinsi, dan ADD yang bersumber dari APBD Kabupaten. Diharapkan kedepan pemerintah desa lebih maju dan mandiri.

“Dalam mewujudkan harapan masyarakat itulah, kami mengadakan Apel Kebangsaan dan Silaturahmi Desa Apdesi Kabupaten Kuningan,” terang Lina.

Bupati Kuningan H. Acep Purnama mengapresiasi adanya kegiatan Apel Kebangsaan dan silaturahmi desa se-Kabupaten Kuningan. Dengan jumlah kepala desa dan perangkat desa yang sangat banyak ini tetap dapat menunjukkan kekompakkan dan kebersamaan yang luar biasa.

“Saya sangat mengapresiasi sekali kegiatan ini, Saya berharap kekompakkan dan kebersamaan ini dapat terus dijaga serta dipertahankan,” ungkap Acep.

Bupati berharap dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, kebersamaan antara kepala desa dan perangkat desa harus terjalin dengan baik. Karena untuk mewujudkan desa yang maju, mandiri dan sejahtera, harus tercipta sinergitas antara kepala desa dan perangkat desa, serta lembaga desa yaitu BPD, yang semuanya itu merupakan komponen utama dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

Hal ini dilandasi oleh ketentuan pasal 26 undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa yang menyatakan bahwa kepala desa dalam menyelenggarakan pemerintahannya harus melaksanakan prinsip tata pemerintahan desa yang akuntabel, transparan, profesional, efektif dan efisien, bersih, serta bebas dari kolusi, korupsi, dan nepotisme.

“Sehingga dengan adanya kegiatan seperti hari ini diharapkan dapat memberikan manfaat baik langsung maupun tidak langsung terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang,” ujarnya.

Begitupun dengan kapasitas sumberdaya perangkat desa, dimana kondisi saat ini menuntut kemampuan dan kecakapan yang mumpuni terhadap informasi dan teknologi yang berkembang sangat cepat, termasuk dalam pelaksanaan tugas di desa banyak yang sudah berbasis aplikasi.

Dijelaskan Bupati, kebijakan pemerintah pusat berupa penyaluran dana desa ke seluruh desa di Indonesia telah memberikan beberapa lompatan kemajuan yang secara nyata dapat kita rasakan bersama, diantaranya adalah meningkatnya infrastruktur perdesaan secara signifikan. Kemudian diikuti dengan tumbuh dan berkembangnya potensi-potensi desa terutama munculnya beberapa desa wisata serta mulai tumbuh dan berkembangnya badan usaha milik desa yang bertujuan untuk menggerakkan ekonomi di pedesaan dan meningkatkan pendapatan asli desa, sebagaimana motivasi bapak gubernur jawa barat yaitu “Desa Tangguh, Ekonomi Masyarakat Tumbuh”. 

“Dan pada tahun ini, lanjut Acep, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Desa PDTT nomor 8 tahun 2022 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2023, bahwa pengelolaan dana desa diprioritaskan untuk kegiatan Pemulihan Ekonomi Nasional sesuai kewenangan desa, Program Prioritas Nasional Sesuai Kewenangan Desa, Mitigasi Dan Penanganan Bencana Alam Dan Non Alam Sesuai Kewenangan Desa. Dimana diantaranya terdapat alokasi anggaran sebesar 3% dari dana desa yang dapat digunakan untuk operasional pemerintahan desa. Hal ini merupakan suatu bentuk perhatian pemerintah pusat kepada pemerintah desa agar lebih optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, untuk mewujudkan desa yang maju, mandiri, adil dan sejahtera sebagaimana amanat undang-undang nomor 6 tahun 2014, desa dituntut untuk meningkatkan kemampuan yang meliputi kemampuan regulasi, yaitu kemampuan untuk melahirkan produk hukum desa sebagai payung hukum bagi pemerintah desa dalam melaksanakan berbagai kegiatan.

Kemampuan menciptakan harmonisasi dan sinergitas antara pemerintah desa dengan BPD dan lembaga desa lainnya serta seluruh komponen masyarakat. Kemampuan menyelesaikan permasalahan yang timbul di tingkat desa, dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan. Kemampuan menggali potensi desa yang dapat menjadi sumber pendapatan asli desa untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Kemampuan untuk memberikan pelayanan prima kepada seluruh masyarakat desa.

“Jika desa sudah mampu untuk mewujudkan hal tersebut, Saya sangat berkeyakinan, dengan kekuatan dan kemampuan potensi yang dimiliki oleh kepala desa, perangkat desa dan BPD, disamping melaksanakan fungsinya sebagai unsur penyelenggara pemerintahan desa, juga dapat memberikan pemikiran konstruktif dalam kegiatan-kegiatan pembangunan yang  sekarang sedang kita laksanakan di berbagai bidang,” paparnya.

“Saya ucapkan selamat kepada DPC Apdesi Kabupaten Kuningan dan seluruh kepala desa serta perangkat desa se- Kabupaten Kuningan atas terselenggaranya kegiatan Apel Kebangsaan ini,” ucapnya.

Bupati berharap, dengan diselenggarakannya Apel Kebangsaan ini akan semakin menumbuhkan jiwa nasionalisme, yaitu rasa cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta memupuk jiwa patriotisme dengan mengedepankan sikap rela berkorban untuk masyarakat, bangsa, dan negara. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan