banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250

PUI Gelar Peringatan Maulid Nabi, Bupati: Diharapkan Dapat Membangkitkan Nilai Kebermanfaatan PUI Bagi Umat

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Keluarga Besar Persatuan Umat Islam (PUI) Kabupaten Kuningan menyelenggarakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H/2022M sekaligus Syukuran Penganugerahan Pahlawan Nasional KH Ahmad Sanusi Pendiri PUI dengan mengangkat Tema “Membangun Kualitas SDM Berintegritas Dalam Menghadapi Tantangan Zaman”, di GOR Ewangga Kuningan, Selasa (22/11/2022).

Ketua PD PUI Kabupaten Kuningan Dr. H. Toto Toharudin mengungkapkan rasa syukur atas penganugerahan pendiri PUI KH Ahmad Sanusi menjadi Pahlawan Nasional. Ia pun menceritakan perjalanan hidup sang tokoh bangsa itu.

banner 728x250

“KH Ahmad Sanusi adalah sosok luar biasa yang selain hafidz al-Quran di usia muda, ia juga belajar cukup singkat yaitu 4,5 tahun di pulau Jawa, lalu juga mengaji ke syaikh dan ulama terkenal di Makkah selama 5 tahun. Bahkan seorang syaikh berkata, jika seseorang yang berasal dari Jawi (Indonesia) hendak memperdalam ilmu keagamaan, Ia tidak perlu pergi jauh-jauh ke Mekkah karena di Jawa telah ada seorang guru agama yang ilmunya telah mencukupi untuk dijadikan sebagai guru panutan yang pantas diikuti, yaitu KH Ahmad Sanusi,” terangnya.

Dikatakan Toto, bahwa ada dua hal yang bisa kita pelajari dan kita teladani dari KH Ahmad Sanusi.

“Yang pertama adalah beliau orang yang pemikirannya melampaui zamannya, progresif melihat masa depan dan ini perlu kita tanamkan terus bagaimana umat Islam punya kesadaran masa depan, tidak hanya hidup di bawah bayang-bayang masa lalu. Yang kedua, KH Ahmad Sanusi adalah orang yang mengedepankan persamaan dan mengesampingkan perbedaan,” ujarnya.

Sementara, Bupati Kuningan H. Acep Purnama menyampaikan, melalui kegiatan memaknai dua peringatan besar itu diharapkan menjadi basis spirit dalam membina, mendidik khususnya umat di Kabupaten Kuningan.

“Oleh karena itu, patut saya sampaikan apresiasi ketika umat di Kabupaten Kuningan saat ini membutuhkan sentuhan-sentuhan keagamaan di masa pemulihan pasca pandemi Covid-19,” kata bupati. 

Selanjutnya, sebagai perwujudan bentuk Ukhuwah Islamiyah diantara lembaga Islam yang ada di Kuningan, sekaligus mencari serta mengembangkan potensi yang dimiliki para generasi muda dalam bidang kerohanian.

“Momentum gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai Uswatun Hasanah untuk mengevaluasi sejauh mana kita sebagai umatnya mampu mencontoh teladan beliau,” ungkapnya.

Menurutnya, bahwa melalui momentum gebyar maulid nabi tersebut juga diharapkan dapat membangkitkan nilai-nilai kebermanfaatan PUI di tengah-tengah umat.

Dijelaskan Acep, KH. Ahmad Sanusi dikenal sebagai seorang mufassir atau ahli tafsir Al Qur’an. Sebagai seorang mufassir, beliau memahami kandungan makna dari ayat-ayat Al Qur’an dan mengupas ayat-ayat yang berhubungan dengan persamaan hak, harga diri, dan kemerdekaan.

“Banyak pelajaran yang bisa dijadikan cermin bagi kita sebagai generasi penerus yang dapat dipetik dari perjalanan hidup beliau yang sarat dengan perjuangan dalam menyerukan amar ma”ruf nahi munkar,” katanya.

Dia berharap penganugerahan ini menjadi satu semangat serta kebangkitan baru bagi PUI, sehingga keberadaan PUI diharapkan terasa bagi umat. “Sebagaimana terdapat dalam tujuan PUI, mewujudkan pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa dan peradaban yang dilindungi Allah SWT,” tukasnya.

Selain itu, Ia juga berharap anugerah yang diberikan kepada KH Ahmad Sanusi ini akan menjadi motivasi bagi warga generasi penerus bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk melanjutkan kiprah perjuangan membela bangsa dan negara.

Pada kegiatan tersebut juga diserahkan secara simbolis  pembagian Tropi dan Piagam Penghargaan Lomba Oltrad dan Mars PUI oleh PD Pemuda PUI dan diisi dengan berbagai kegiatan seperti Sholawat Busyro, Asmaul Husna, Hadroh, Marawis, Seni Kolaborasi Karawitan dan Penampilan Seni Tari. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan