banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250

BPBD Kuningan Berikan Himbauan Hadapi Bencana Hidrometeorologi

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana memberikan himbauan untuk kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman bencana hidrometeorologi yang diprediksi rawan terjadi di awal tahun 2023 ini.

Indra menghimbau kepada masyarakat agar senantiasa siap siaga terhadap ancaman bencana hidrometeorologi yang diprediksikan terjadi di awal tahun ini. Menurutnya, menghadapi pergantian tahun 2022 – 2023, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) prakiraan puncak musim hujan terjadi antara bulan Desember 2022 sampai Februari 2023.

banner 728x250

“Mengingat di Kabupaten Kuningan memiliki potensi bencana tanah longsor / gerakan tanah cukup tinggi di Jawa Barat, serta memiliki beberapa sungai yang memungkinkan berakibat bencana banjir, maka dalam rangka meningkatkan upaya pencegahan dan kesiapsiagaan serta mengantisipasi dan meminimalisir risiko bencana di musim penghujan  yaitu  bencana tanah longsor / pergerakan tanah dan banjir, pada daerah kawasan rawan bencana, dipandang perlu melakukan langkah-langkah antisipasi, mitigasi dan kesiapsiagaan,” terangnya kepada bingkaiwarta.co.id, Selasa (10/1/2023).

Ia menyebut, langkah langkah antisipasi, mitigasi dan kesiapsiagaan itu, antara lain melakukan kegiatan pembersihan lingkungan baik saluran drainase pemukiman, aliran sungai seperti bersih-bersih sungai dari sampah yang menghalangi gerak air dari Hulu ke Hilir serta memangkas dahan cabang atau pohon yang rawan tumbang, apabila ada retakan agar segera melakukan upaya penutupan sebelum berisiko terjadi tanah longsor.

“Selain itu, membentuk posko kesiapsiagaan di desa rawan bencana dan melakukan pemantauan secara cermat dan berkelanjutan untuk mengetahui situasi terkini (real time) terhadap perkembangan informasi peringatan dini cuaca Musim Penghujan,” ujarnya.

Ketiga, kata Indra, melakukan pemetaan maping serta deteksi dini terhadap potensi ancaman, risiko dan kerentanan bencana untuk menentukan jalur evakuasi dan titik kumpul paling aman apabila situasi tanggap darurat, meningkatkan koordinasi kolaborasi dengan segenap unsur pentahelix  dalam upaya kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi;

“Selanjutnya, meningkatkan koordinasi komunikasi dan melaksanakan pelaporan tertulis yang bersifat akurat cepat, tepat dan terpadu kepada Bupati Kuningan dan Dinas Teknis terkait,” imbuhnya.

Ia menegaskan, dalam rangka respon time, masyarakat dapat menghubungi BPBD Kabupaten Kuningan, di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 80 Kuningan, Call Centre  (0232) 876233 Faximile  (0232) 873 303  HP Pusdalops  08112442444.

Disamping itu, melakukan monitoring secara berkala untuk mendapatkan informasi peringatan dini cuaca dan potensi ancaman bencana melalui website    :

• http://web.meteo.bmkg.go.id/id/pengamatan/satelit;

• http://web.meteo.bmkg.go.id/id/prakiraan/ikhtiar-indonesia;

• https://signature.bmkg.go.id;

• http://modis-catalog.lapan.go.id/hiwari-8/;

• https://vsi.esdm.go.id/.          (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan