banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250


banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250

Kasus Covid di Kuningan Menurun, Kuningan Masuk Level 2

  • Bagikan

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Upaya keras Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam menekan kasus terkonfirmasi Covid-19 sepertinya membuahkan hasil, karena per tanggal 6 Desember, situasi Covid-19 di Kabupaten Kuningan berada di posisi Level 2, dan harapan terus membaik semakin nampak.

Perubahan Level, dari Level 3 ke Level 2 tersebut terlihat pada grafikasi asessment di Kementrian Kesehatan RI per tanggal 6 Desember 2021. Itu berdasarkan sasaran vaksinasi yang sudah cukup meningkat dari sasaran vaksin sebelumnya.

banner 336x280
banner 336x280

“Alhamdulillah per tanggal 6 Desember, Kuningan dinyatakan level 2. Ini semua berkat kerja keras semua pihak, mulai dari Bapak Bupati, Pak Wabup, jajaran Forkopimda, TNI, Polri, Pak Sekda, para Camat beserta jajaran, para kepala SKPD, dan tentu saja team squad Dinas Kesehatan beserta seluruh Puskesmas yang telah bahu membahu tanpa kenal lelah melakukan vaksinasi di semua lini,” kata Kepala Dinas Kesehatan, dr.Hj. Susi Lusiyanti, kepada bingkaiwarta.co.id, Kamis (9/12/2021).

Menurutnya, angka tersebut menjadi sangat penting karena untuk bisa mencapai Level 2 PPKM, total Vaksinasi Dosis I harus di atas 50%. Indikator lain yang harus dipenuhi untuk level PPKM adalah capaian vaksinasi usila, dan sasaran vaksinasi dosis satunya sekarang sudah menyentuh 67,10 %.

Total suntikan saat ini berdasarkan KTP mencapai 1.019.369, dengan sasaran vaksinasi,922.959 orang. Sasaran tersebut mencakup SDM Kesehatan 4.311, sasaran petugas publik 40.238, lansia 112.697, masyarakat rentan dan umum 650.750, remaja 114.763, vaksinasi gotong royong lima ribu lebih.

Sehingga total cakupan vaksinasi, yaitu, dosis satu 619.278 (67,10 %), dosis dua 395.172 (42,82%), dosis 3, 4.919(0,53%).

“Semoga akhir tahun ini, Kita mencapai 70 %. Tetap semangat tetap waspada, dan tetap menerapkan protokol kesehatan, karena Covid-19 belum berlalu,” ungkapnya.

Selanjutnya, untuk vaksin gotong royong adalah vaksin yang diadakan oleh pihak perusahaan atau institusi tertentu dengan tetap melibatkan pihak pemerintah, dan di Kuningan sendiri vaksin gotong royong cukup bagus, menyentuh angka 2.972 dosis pertama, dan 2.847 dosis kedua.

“Untuk jenis vaksin sendiri, Kabupaten Kuningan melaksanakan penyuntikan Vaksin Covid-19 dengan jenis Vaksin Sinovac, Sinopharm, AstraZeneca, Pfizer dan Moderna,” ujarnya.

Susi menegaskan, jika semua vaksin tersebut aman. Sedangkan efek samping yang sering terjadi adalah rasa sakit pada tempat penyuntikan dan efek yang jarang terjadi adalah demam atau pusing, yang segera hilang apabila diberi obat pereda demam.

“Kepada semua warga Kuningan yang belum divaksin supaya segera divaksin. Semua vaksin yang diberikan aman untuk kita. Pemberian vaksin adalah solusi dari pemerintah untuk menjaga kesehatan warganya. Ayo di vaksin! Agar kita semua terhindar dari virus Covid-19,” pungkasnya. (Abel Kiranti)


banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!