Bingkaiwarta, CILIMUS — Transformasi digital di lingkungan pemerintahan Kabupaten Kuningan kini merambah ke sektor pelayanan kesehatan. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Aktivasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) khusus bagi para dokter dan tenaga kesehatan di RSUD Linggajati. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Kamis hingga Jumat, 8–9 Oktober 2026.
Para peserta tidak hanya melakukan proses aktivasi TTE, tetapi juga dibimbing secara langsung mengenai tata cara pemanfaatannya dalam mendukung kelancaran tugas kedinasan sehari-hari.
Kepala Bidang Persandian dan Statistik (Santik) Diskominfo Kabupaten Kuningan, Hj. Nia Kurniasih, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa penerapan TTE bukan sekadar rutinitas aktivasi, melainkan langkah strategis untuk mewujudkan sistem administrasi pemerintahan yang lebih efektif, aman, dan terintegrasi.
“Kita ingin pemanfaatan TTE ini benar-benar bisa membantu teman-teman dokter dan tenaga kesehatan dalam melaksanakan tugasnya. Jadi bukan hanya sekadar aktivasi, tetapi bagaimana TTE ini bisa digunakan secara optimal dalam mendukung proses administrasi dan pelayanan di rumah sakit,” ujar Nia.
Pemanfaatan TTE juga dirancang untuk mendukung pengelolaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), terutama dalam proses pengesahan berbagai dokumen medis dan administrasi yang membutuhkan tanda tangan dokter maupun tenaga kesehatan.
Dengan TTE, proses yang sebelumnya memerlukan dokumen fisik dan penandatanganan manual kini dapat dilakukan secara digital. Hal ini tentu memangkas waktu sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap kertas dan arsip fisik.
“Dengan TTE, proses administrasi yang membutuhkan pengesahan dokter atau tenaga kesehatan dapat dilakukan secara digital. Ini tentu diharapkan bisa mempercepat proses kerja sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap dokumen fisik,” jelasnya.
Selain aspek efisiensi dan kecepatan, Nia juga menegaskan bahwa TTE memiliki keunggulan dalam menjaga keamanan dan keabsahan dokumen elektronik. Oleh karena itu, pendampingan diberikan secara menyeluruh agar para tenaga kesehatan tidak hanya berhasil mengaktifkan akun, tetapi juga memahami cara penggunaannya dengan benar dan tepat sasaran.
Ke depannya, Diskominfo Kabupaten Kuningan berharap pemanfaatan TTE di RSUD Linggajati dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan semakin luas jangkauannya. Transformasi digital ini pada akhirnya bertujuan agar tenaga kesehatan dapat lebih fokus melayani pasien, sementara urusan administrasi berjalan lebih cepat, rapi, dan aman. (Abel)













