Bingkaiwarta, CIAWIGEBANG – Pemerintah Desa Sidaraja, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, mengapresiasi program pemerintah “Kuningan Caang” yang dicetuskan pada masa jabatan Bupati Kuningan H. Acep Purnama dan Wakil Bupati Kuningan, H.M. Ridho Suganda.
Demikian disampaikan oleh Kepala Desa Sidaraja, H. Ai Arifudin melalui Sekretaris Desa Ucu Badrudin, S.I.P saat ditemui bingkaiwarta.co.id di Balai Desa Sidaraja, Selasa (30/7/2024).
Ucu menjelaskan, Desa Sidaraja mendapatkan bantuan pemasangan PJU program Kuningan Caang sebanyak 15 titik secara gratis. 10 titik pokok di central yang fokusnya di stand balai desa.
“Kebetulan kalau pemasangan di Desa Sidaraja itu ke arah barat 5 titik, ke arah timur 5 titik. Dan, titik diperbatasan desa itu ada 5 titik. Jadi total mendapat 15 titik,” jelas Ucu didampingi Kaur Umum Iman Mutaman.

Dikatakan Ucu, selama adanya PJU Kuningan Caang belum pernah mengalami adanya kendala ataupun kerusakan pada lampu. “Dari mulai pemasangan yang diawali dengan pembuatan cakar ayam, terus ada buat baudnya, lalu pemasangan tiang dan terakhir pemasangan instalasi kemudian uji coba dinyalakan, ya alhamdulillah sih sampai saat ini belum ada kendala atau kerusakan apapun apalagi komplen dari masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Ucu, idealnya bantuan PJU Kuningan Caang untuk Desa/Kelurahan/Kecamatan kalau diperhitungkan dengan kebutuhan, misalnya Desa Sidaraja untuk perbatasan desa saja butuh 4 titik. Misalkan sebelah barat yang berbatasan dengan Desa Ciomas itu terpasang 5 titik. Sementara 3 titik diperbatasan yang lainnya belum terpasang.
“Kalau dilihat dari kebutuhan sih, keinginan kita di Desa Sidaraja itu antar perbatasan desa bisa terpasang. Jadi kita masih butuh 5 titik. Jadi 20 titik dengan 10 titik total 30 titik yang kita butuhkan,” sebutnya.
Dengan adanya program Kuningan Caang, lanjut Ucu, jelas membawa dampak manfaat yang cukup besar. Selain untuk penerangan jalan, juga untuk keamanan jalan, di lain pihak juga dapat membantu masyarakat pengguna jalan.
“Suasana malam juga menjadi lebih indah. Karena menjadi terang benderang, tidak gelap gulita dan menakutkan. Dan tentunya ini dapat juga meminimalisir adanya tindak kejahatan,” ujarnya.
Sebelum adanya program Kuningan Caang, kata Ucu, Desa Sidaraja juga pernah memasang PJU dengan biaya sendiri. Seperti di alun alun Desa Sidaraja ada 2 titik PJU yang menggunakan biaya sendiri, senilai Rp7 juta rupiah.
“Kita pernah memasang 2 titik PJU di alun alun Desa Sidaraja. Cuma dari segi tiang agak beda. Lebih pendek, dan watt nya lebih kecil. Jadi gak begitu terang seperti PJU Kuningan Caang. Kita habis Rp7 juta untuk pemasangan di 2 titik. Dan itu menggunakan anggaran dari PAD,” kata Ucu. (Abel)













