banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Pengurus KORMI Kota Cirebon Periode 2026 – 2031 Resmi Dilantik

 

Bingkaiwarta, CIREBON – Kepengurusan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Cirebon resmi dilantik oleh Ketua KORMI Jawa Barat, Denda Alamsyah, Minggu, 23 Agustus 2026. Dedi Kenedi dipercaya memimpin KORMI Kota Cirebon untuk periode kepengurusan 2026-2031.

banner 728x250

Pelantikan tersebut dihadiri jajaran pengurus KORMI serta perwakilan seluruh Induk Organisasi Olahraga (Inorga) yang berada di bawah naungan KORMI Kota Cirebon.

Dalam sambutannya, Denda berharap besar KORMI Kota Cirebon bisa mengembangkan olahraga Masyarakat yang ada di KORMI menjadi lebih baik lagi dan lebih dicintai masyarakat.

”Kami titip Olahraga Rekreasi masyarakat, Olahraga Tradisional dan olahraga lainnya yang ada di KORMI Kota Cirebon, Kembangkan dengan baik ya, harus bisa berprestasi dan terus maju,” ujarnya.

Sementara itu dalam sambutan perdananya sebagai Ketua Umum KORMI Kota Cirebon Dedi Kenedi menegaskan pentingnya kekompakan seluruh pengurus dan Inorga.

Menurutnya, KORMI tidak hanya bertugas menjalankan organisasi, tetapi juga harus menjadi penggerak aktivitas fisik masyarakat.

“Kita harus kompak bergerak dalam seluruh kegiatan KORMI Kota Cirebon. Yang terpenting adalah kita bersama-sama memajukan olahraga masyarakat,” kata Dedi.

Ia mengatakan, KORMI Kota Cirebon telah menyiapkan sejumlah agenda olahraga masyarakat. Salah satu agenda terbesar yang akan digelar adalah Festival Olahraga Masyarakat Kota Cirebon.

Festival tersebut ditargetkan melibatkan seluruh Inorga di Kota Cirebon. Dedi menilai kegiatan itu dapat menjadi momentum memperkuat eksistensi KORMI sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga.

“Ini adalah kegiatan yang sangat besar dan akan diikuti seluruh Inorga di Kota Cirebon. Mudah-mudahan menjadi tonggak dan harapan besar bagi KORMI Kota Cirebon ke depan,” ucapnya.

Dedi juga menyoroti pentingnya olahraga masyarakat sebagai bagian dari upaya preventif menjaga kesehatan. Ia berkelakar, semakin aktif masyarakat berolahraga, semakin kecil potensi masyarakat terserang penyakit.

Karena itu, KORMI bahkan berencana membuka komunikasi dengan BPJS untuk menjajaki kemungkinan dukungan terhadap program olahraga masyarakat.

“Kita ingin memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui olahraga terbuka. Kalau masyarakat aktif bergerak, mudah-mudahan penyakit bisa jauh,” katanya.

Dedi mengungkapkan, KORMI Kota Cirebon menaungi sekitar 39 Inorga. Namun, baru 29 Inorga yang tercatat secara resmi.

Jenis olahraga yang tergabung cukup beragam. Mulai dari olahraga tradisional, komunitas sepeda, olahraga rekreasi hingga komunitas olahraga khusus seperti Muslimah Swimming Squad (MSS).

“Kita ada sekitar 39 Inorga, tetapi yang tercatat baru 29. KORMI sangat terbuka dan tetap bersifat mandiri bagi seluruh Inorga,” ujar Dedi.

Ia berharap seluruh Inorga dapat terus berkembang dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari program KORMI Kota Cirebon.

Di sisi lain, Dedi mengakui organisasi tetap membutuhkan dukungan pemerintah, terutama dalam penguatan program dan pembiayaan kegiatan.

Ia berharap sinergi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Cirebon dapat terus ditingkatkan.

“Kita tetap menunggu arahan dari Pak Denda dan Pak Kadispora. Mudah-mudahan dukungan pemerintah dapat membuat program KORMI semakin berkembang,” katanya.

Kepala Dispora Kota Cirebon, Andi Wibowo, mengapresiasi keberadaan KORMI dan kontribusinya terhadap prestasi olahraga masyarakat di Kota Cirebon. Menurut Andi, kontribusi KORMI terlihat jelas dalam ajang Korsenitas atau Pekan Olahraga Seni Perbatasan 2026 yang melibatkan sejumlah daerah di kawasan perbatasan.

Kota Cirebon berhasil menjadi juara umum. Dari total 17 medali emas yang diraih, sebanyak 12 emas disumbangkan atlet dan pegiat olahraga dari KORMI.

“Alhamdulillah, Kota Cirebon menjadi juara umum. Dari total 17 emas yang diperoleh Kota Cirebon, 12 medali emas berasal dari teman-teman KORMI,” kata Andi.

Ia menyebut sejumlah cabang olahraga masyarakat seperti Kagongan, Sambitan dan Jemparingan menjadi bagian penting dalam perolehan medali tersebut.

Prestasi itu menjadi indikator bahwa olahraga masyarakat memiliki potensi besar dalam memperkuat prestasi olahraga daerah. KORMI tidak lagi sekadar dipandang sebagai wadah aktivitas rekreasi, tetapi juga dapat menjadi salah satu sumber kekuatan olahraga prestasi berbasis komunitas.

Andi memastikan Dispora Kota Cirebon akan terus berkolaborasi dengan KORMI. Pemerintah daerah, kata dia, juga akan mendukung penyusunan program kegiatan KORMI untuk 2027.

“Jangan patah semangat. Insya Allah kami selalu mendukung. Tahun 2027 kita sama-sama menyusun perencanaan program kegiatan dan akan kita support serta kolaborasikan,” ujarnya.

Ia menilai keberhasilan KORMI pada Korsenitas menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan komunitas olahraga dapat menghasilkan capaian konkret. Karena itu, program KORMI ke depan diharapkan tidak berhenti pada agenda seremonial. Penguatan pembinaan Inorga, perluasan partisipasi masyarakat dan peningkatan prestasi harus menjadi agenda utama. (ARL)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan