banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250


banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250

Peran Mahasiswa Untuk Peradaban Bangsa

  • Bagikan

Oleh : Azmiyah Hidayati Fahman
Prodi :HES 7

Mahasiswa merupakan sebuah miniatur masyarakat intelektual yang memiliki keberagaman pemikiran, gagasan dan ide kreatifitas. Selain itu, mahasiswa merupakan pelaku utama dan agent of change dalam gerakan pembaharuan memiliki makna yaitu sekumpulan manusia intelektual, memandang segala sesuatu dengan pikiran jernih, positif, kritis yang bertanggung jawab serta dewasa secara moril, karena mahasiswa akan dituntut tanggung jawab akademisnya dalam menghasilkan sebuah karya yang berguna bagi kehidupan lingkungan. Sehingga sangat menarik jika kita memperbincangkan persoalan kampus dan dinamikanya yang sangat dinamis. Lalu, Kampus sendiri merupakan tempat pengembangan diri yang memberikan perubahan pikiran, sikap dan pencerahan, tempat mahasiswa lahir menjadi kaum pemikir bebas yang tercerah. Dengan sifat intelektual dan idealismenya maka lahirlah mahasiswa yang tumbuh menjadi entitas yang memiliki paradigma ilmiah dalam memandang persoalan kebangsaan dan kemasyarakatan. Ciri gaya mahasiswa itu terletak pada ide atau gagasan dalam menawarkan solusi atas persoalan-persoalan yang ada. Pijakan ini menjadi sangat relavan dengan nuansa kampus yang mengutamakan ilmu dalam memahami substansi dan pokok persoalan apapun.

banner 336x280
banner 336x280

Dengan kata lain, kampus merupakan laboratorium besar tempat melahirkan beragam ide, pemikiran, pengembangan mahasiswa tersebut dalam kehidupan kemasyarakatan sebagai bentuk pengabdian masyarakat. Menjadi agen bagi perubahan sosial, budaya, paradigma, ekonomi dan politik masyarakat secara luas. Sehingga, kepentingan masyarakat menjadi barometer utama bagi keberhasilan suatu perubahan sosial yang dilakukan oleh mahasiswa. Mahasiswa dituntut tidak hanya berhasil membawa ijazah, tetapi juga diharuskan membawa perubahan dari ilmu dan pengalamannya selama berada dalam laboratorium kampus. Disinilah nampak adanya peran mahasiswa sebagai agen perubahan ditengah-tengah masyarakat. Maka dengan semakin urgennya peran mahasiswa sebagai agen perubah, sangat layak untuk kemudian melakukan penelusuran obyektif secara ilmiah akan peran tersebut.

Apa sih Mahasiswa itu?

Menurut Knop Femacher (Suwono, 1978) mahasiswa merupakan insan-insan calon sarjana yang dalam keterlibatannya dengan perguruan tinggi yang makin menyatu dengan masyarakat, dididik dan diharapkan menjadi calon-calon intelektual. Mahasiswa menurut A. Malik Fadjar dan Muhadjir Effendy (2009) dalam Djahjoko (1995) adalah mereka merupakan aset masa depan bangsa, karena merekalah yang paling berpeluang untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, dimana keduanya menjadi alat penyelesai utama bagian tangan kehidupan berbangsa masa kini dan mendatang, juga mahasiswa sebagai sekelompok strategis yang memiliki peluang untuk mengembangkan idealismenya. Karena dengan idealisme yang berkembanglah jiwa semangat Nasionalismenya itu bisa tumbuh dengan pinggiran kota dan menyadarkan upaya membangun solidaritas untuk memenuhi kebutuhan bersama dan mengorbankan kepentingannya sendiri.

Nah, bagaimana peran mahasiswa untuk membangun peradaban?

Menurut Drs. M. ahmad Icksan bahwa mahasiswa pasti berhubungan dengan universitas namun mahasiswa di dalam unversitas hanya sebagai anggota masyarakat kampus, tapi mahasiswa harus ikut berperan dalam menentukan program-program, aturan-aturan dan kesejahteraan dari lembaga yang ada di kampus mahasiswa sebagai salah satu wadah pemikiran demi kemajuan masa depan bangsa. Dalam hal ini, seorang mahasiswa harus deskripsi untuk memiliki pemikiran yang sifatnya menyeluruh dan ofensif demi masa depan Indonesia yang lebih baik, yang dapat digalinya pemikiran tersebut dengan penanganan masalah-masalah kecil. Jadi dari pengalaman tersebut dapat membentuk seorang mahasiswa menjadi kritis.

Sebagai agent of change, mahasiswa dengan upayanya yang merupakan ujung tombak pembangunan masa depan bangsa, memiliki hubungan kontribusi yang mendalam dan strategi. Hal ini pendaftaran dari ide dan buku dalam pembangunan nasional. Sejak masa perjuangan hingga masa sekarang sejarah mencatat bahwa pemudalah yang menyusun dasar negara, membangunnya dan sebagai pembawa perubahan secara global serta eksistensinya yang berkeahlian kritis, aktif dan inovatif, serta berkemampuan multi pendisiplin ilmu dalam berbagai bidang kehidupan nasional Indonesia.

Apa sih strategi mahasiswa membangun peradaban?

Jadi yang pertama itu sebagai penyampai kebenaran (agent of social control), yaitu mahasiswa menjadi kontrol berjalannya pemerintahan baik dalam kebijakan maupun peraturan. Mahasiswa juga bisa sebagai penyalur aspirasi masyarakat kepada pemerintah.

Kedua, sebagai agen peubahan (agen of chage), yaitu sebagai kaum intelektual peranan mahasiswa sangat dibutuhkan dan penting dalam perubahan bangsa. Mahasiswa dapat merealisasikan teori yang dipelajarinya di kampus, tehadap masalah yang terjadi di masyarakat. 

Ketiga, sebagai generasi penerus masa depan (iron stock), yaitu mahasiswa merupakan penerus dan harapan bangsa untuk melakukan perubahan. Sebagai golongan muda pasti pada waktunya akan menggantikan golongan tua, baik pada organisasi maupun pemerintahan. 

Keempat, moral force, yaitu mahasiswa harus punya moral yang baik agar bisa merubah bangsa ke arah yang lebih baik dan sebagai generasi penerus diharapkan memiliki akhlaq terpuji. Disinilah mahasiswa akan terbentuk jiwa leadership dan tentunya akan menjadikan mahasiswa sebagai teladan yang bijak.

Melakukan perubahan bukan sekedar merubah tanpa tahu esensi perubahan yang berarti harus melakukan:

Mampu belajar memperbaiki dari masa lalu yang berarti mampu memberdayakan potensi yang ada.

Siap menghadapi dan memenuhi harapan dan tuntutan masa kini yang modern, dinamis, cepat, tepat, akurat, akuntabel dan informatif.

Mampu menyiapkan untuk masa depan dan mempunyai jiwa yang sadar, peka, peduli dan mempunyai mimpi untuk membawa kemajuan.

Kira-kira faktor apa saja yang diperlukan untuk melancarkan proses peradaban 

Nah, yang pertama adalah motivasi, yaitu untuk memegang peranan yang penting dalam menjamin kelancaran suatu perubahan. Kedua, Tujuan untuk keinginan yang dicapai terdefinisi dengan jelas sehingga bisa merasa tenang dalam menjalankan proses perubahan tersebut. Ketiga, Rencana sehingga kita bisa menentukan time frame atau deadline agar menjadi suatu acuan untuk selalu kembali ke track jika pada fase pelaksanaan berubah di luar rencana. Keempat, Tindakan ada 2 hal penting tindakan yang powerfull yaitu disiplin dan fokus. Kelima, Pengetahuan sehingga rencana pun akan efektif dan kita tidak salah dalam menjalankannya.

Sumber : Mahasiswa Dalam Perubahan (Penulis: Ardana Kurniaji)

Peran mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa (Arif Awaludin)


banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!