banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250

banner 728x250

Polemik Acep Bakal “Nyabup” Lagi atau Tidak, Jadi Perdebatan

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Munculnya perdebatan di kalangan tertentu terutama kalangan yang “berkepentingan” dengan agenda Pilbup Kabupaten Kuningan terkait masih bisa atau tidaknya H. Acep Purnama tampil kembali sebagai Cabup, hendaknya segera mendapat respon dari pihak pihak yang terkait dengan hal tersebut.

Menurut pengamat politik Kabupaten Kuningan, Sudjarwo atau akrab disapa Mang Ewo, yang paling berkompeten untuk menjawab perdebatan tersebut, tentunya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan sebagai penyelenggara. KPU Kabupaten Kuningan diharapkan untuk segara melakukan komunikasi dengan lembaga di atasnya (KPU RI), agar perdebatan tidak semakin “liar”.

banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280

“Selain KPU Kabupaten Kuningan, tidak berbihan pula jika Lembaga Legislatif Daerah (DPRD) Kabupaten Kuningan, turut berperan aktif mempertanyakan persoalan tersebut melalui mekanisme dan kewenangan yang melekat pada Lembaga Legislatif (Wakil Rakyat),” kata Mang Ewo kepada bingkaiwarta.co.id, Rabu (9/2/2022).

Pembiaran terhadap “perdebatan” yang saat ini muncul tanpa segera mencari kepastian, tidak mustahil akan memunculkan asumsi negatif dari masyarakat terhadap kinerja lembaga yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan Pilbup 2024.

“Kendati jauh jauh hari sudah muncul berbagai “perdebatan” tentang segala hal yang terkait dengan Pilbup 2024, tentunya masyarakat sangat berharap hal tersebut tidak “mengganggu” kinerja H. Acep Purnama dan M. Ridho Suganda sebagai duet Pimpinan Lembaga Eksekutif Kabupaten Kuningan,” jelasnya.

Duet Acep-Ridho sebagai Bupati dan Wabup, kata Mang Ewo, hendaknya tetap fokus kepada tugasnya untuk membangun Kuningan dan mensejahterakan masyarakat yang dipimpinnya, dalam sisa waktu tugasnya hingga Desember 2023.

“Dalam kapasitasnya sebagai pejabat publik yang kehadirannya melalui proses politik (Pilbup), diharapkan lebih berkonsentrasi menyelesaikan kewajibannya dan tak terganggu urusan politik,” tandasnya. (Abel Kiranti)


banner 336x280
banner 336x280
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!