Bingkaiwarta, KUNINGAN – Semangat berbagi dan kepedulian sosial yang menjadi ruh utama peringatan Hari Raya Iduladha kembali terasa hangat dan menyentuh hati di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan. Pada momentum yang penuh berkah ini, Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan menyalurkan bantuan hewan kurban berupa seekor domba yang diperuntukkan bagi seluruh warga binaan, pada Kamis (28/5/2026).
Penyaluran hewan kurban ini merupakan wujud nyata kepedulian, kebersamaan, dan rasa persaudaraan sesama anak bangsa, khususnya kepada mereka yang sedang menjalani masa pembinaan dan pembinaan diri di dalam lembaga pemasyarakatan. Bagi Lapas Kelas IIA Kuningan, momentum Iduladha dimaknai sebagai sarana strategis untuk mempererat tali ukhuwah islamiyah, menumbuhkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta memperkuat nilai-nilai luhur kemanusiaan di tengah lingkungan pemasyarakatan.
Istimewanya, daging kurban yang diterima tersebut tidak dibagikan dalam bentuk mentah, melainkan terlebih dahulu diolah oleh tim petugas Lapas menjadi masakan matang berupa semur daging yang lezat dan bergizi. Proses pengolahan dilakukan dengan sangat memperhatikan standar kebersihan, higienitas, serta kelayakan pangan agar aman dikonsumsi. Pengolahan dan pembagian makanan pun dilakukan secara tertib dan terjadwal guna memastikan pendistribusian berjalan lancar hingga ke tangan penerima.
Sebanyak 495 warga binaan yang berada di dalam Lapas Kelas IIA Kuningan berkesempatan menerima dan menikmati hidangan istimewa tersebut. Pembagian dilakukan secara merata dan adil ke setiap blok hunian, sebagai bentuk pelayanan prima dan perhatian penuh dari institusi maupun masyarakat agar warga binaan tetap dapat merasakan kebahagiaan, suasana hari raya, dan kebersamaan layaknya masyarakat pada umumnya.
Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menyampaikan apresiasi yang tinggi serta ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pengurus dan seluruh elemen Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan atas perhatian, kepedulian, dan kontribusi yang telah diberikan. Menurutnya, bantuan dan kehadiran pihak luar seperti ini membawa kebahagiaan tersendiri bagi warga binaan, sekaligus menjadi bukti nyata penguatan sinergitas yang harmonis antara lembaga pemasyarakatan dengan elemen masyarakat dan lembaga pendidikan di Kabupaten Kuningan.
“Bantuan ini memiliki makna yang sangat dalam. Tidak hanya berupa nilai materi, tetapi lebih dari itu, ini adalah pesan kasih sayang dan harapan agar warga binaan terus semangat memperbaiki diri. Kami sangat mengapresiasi langkah nyata Ponpes Husnul Khotimah yang peduli terhadap saudara-saudara kita yang sedang dibina di sini,” ujarnya.
Lebih lanjut, melalui kegiatan berbagi ini, diharapkan semangat kepedulian sosial, kebersamaan, dan nilai-nilai kemanusiaan senantiasa tumbuh subur dan terpelihara dengan baik di lingkungan pemasyarakatan. Lapas Kelas IIA Kuningan juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan suasana pembinaan yang humanis, penuh empati, serta berorientasi pada pemulihan nilai-nilai luhur kemanusiaan demi masa depan warga binaan yang lebih baik. (Abel)













