banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250

Siaga Darurat Kekeringan, BPBD Kuningan Menambah Armada Tangki Air Bersih

banner 120x600

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Dalam rangka siaga darurat kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, Bupati Kuningan beserta seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan melalui BPBD Kabupaten Kuningan melaksanakan distribusi air baku/air bersih ke beberapa desa di wilayah Kabupaten Kuningan. 

Ada sekitar 8 desa di beberapa kecamatan yang diberikan bantuan air bersih. Data ini sesuai dengan permintaan dari desa yang telah melaporkan dan mengajukan permohonan distribusi air bersih. Permohonan ini disampaikan karena di beberapa desa tersebut sudah mulai kesulitan untuk mendapatkan air baku atau air bersih.

banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana mengatakan, jumlah desa yang memerlukan air bersih ini datanya dinamis. Walaupun sebetulnya tidak kita harapkan, tapi tidak menutup kemungkinan desa yang memerlukan air bersih ini jumlahnya bertambah.

“Pelaksanaan distribusi air bersih ini dilaksanakan beberapa tahapan yang di mulai dari tanggal 16 September 2023 sampai dengan tanggal 29 September untuk tahap 1 dan tahap 2,” ujar Indra kepada bingkaiwarta.co.id, Kamis (5/10/2023). 

Permasalahan kekeringan ini juga menjadi perhatian dari beberapa organisasi masyarakat, relawan dan donator, yang secara mandiri juga ikut serta membantu mendistribusikan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan.

Selanjutnya, berdasarkan prakiraan BMKG, bahwa musim kemarau ini akan sampai dengan bulan oktober, tentunya hal ini harus menjadi perhatian, terkait potensi kekeringan ke depan, terutama di daerah kecamatan dan desa yang sudah terinventarisir menjadi desa rawan kekurangan air bersih.

Terkait hal tersebut, pemerintah daerah melalui BPBD Kuningan akan melaksanakan penambahan armada mobil tangki, untuk lebih mengoptimalkan pelayanan pengiriman air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan. Penambahan armada tangki ini dimulai tanggal  3 Oktober 2023 dan mulai berjalan.

“Sebagai informasi ada 8 desa di 4 kecamatan yang sudah diberikan bantuan air bersih. Dalam perjalanan tahap 1, ada satu desa yang menyatakan tidak perlu lagi pengiriman air bersih. Jadi total ada 7 desa di 4 kecamatan.
Hal ini sesuai dengan permintaan dari desa diantaranya desa Cihanjaro, Simpayjaya Kecamatan Karangkancana, Tugumulya Kecamatan Darma, Cihaur Kecamatan Ciawigebang, Cimulya, Cileuya, Kananga m
Mekarjaya Kecamatan Cimahi, yang telah melaporkan dan mengajukan permohonan distribusi air bersih,” beber Indra.

Permohonan ini disampaikan karena di beberapa desa tersebut sudah mulai kesulitan untuk mendapatkan air baku atau air bersih. Pendistribusian air bersih sudah dilaksanakan tahap 1 dan tahap 2  dan tahap 3 yang sedang dilaksanakan untuk menjangkau 7desa. Dengan jumlah total sekitar 158 ribu liter untuk tahap 1 dan 2 sudah di distribusikan oleh BPBD, dan saat ini sudah didistribusikan tahap 3, mulai tanggal 3 Oktober yang direncanakan sampai tanggal 7 Oktober untuk armada tambahan tangki kapasitas 8000 liter.

“Adapun untuk tangki BPBD di jadwalkan dari tanggal 3 – 22 Oktober kapasitas tangki 5000 L. Dan tidak menutup kemungkinan akan ada tahap selanjutnya di sesuaikan dengan situasi kondisi dan sesuai dengan laporan yang diterima dan pemohonan dari wilayah yang membutuhkan air bersih,” imbuhnya.

Menurut data yang didapatkan, selain distribusi air oleh pemerintah daerah melalui BPBD Kabupaten Kuningan, juga di laksanakan oleh Polres Kuningan, Kodim 0615 dengan program pipanisasi, BRI, BAZNAS, MDMC, serta organisasi masyarakat dan relawan lainnya yang juga banyak berperan serta dalam distribusi air bersih kepada desa atau masyarakat yang membutuhkan.

“Total di perkirakan sudah sekitar 444 ribu sampai 450 ribu liter air bersih yang sudah distribusikan. Malahan berdasarkan laporan dan data dilapangan ada perusahan yang telah mendistribusikan air bersih di Desa Cimulya k
Kecamatan Cimahi semenjak bulan Agustus sampai dengan hari ini tanggal 5 Oktober 2023,” terangnya.

Diketahui, dari perusahaan Charon Pophan telah mendistribusikan kurang lebih 7000 ribu liter. Tentunya hal ini sangat membantu dan diapresiasi oleh masyarakat desa setempat atas bantuan distribusi air.

“Atas nama pemerintah daerah, Kami sampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu mendistribusikan air bersih untuk kebutuhan masyarakat,” ucap Indra.

Indra berharap selain bantuan distribusi air bersih yang disampaikan pemerintah daerah, TNI, POLRI, BUMD, juga semoga ada bantuan dan kepedulian dari pihak swasta, relawan ataupun organisasi masyarakat lainnya yang mau berpartisipasi dalam upaya membantu masyarakat yang kekurangan air bersih. (Abel)


banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!