banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Sinergi TNI dan Pemkab Majalengka Hadirkan Infrastruktur Nyata untuk Masyarakat

 

Bingkaiwarta, MAJALENGKA – Sinergi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Pemerintah Kabupaten Majalengka kembali menghadirkan bukti nyata pembangunan infrastruktur yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

banner 728x250

Pada Jumat (18/9/2026), jajaran Kodim 0617/Majalengka bersama Pemerintah Kabupaten Majalengka meresmikan Jembatan Beton Garuda di Desa Bojongcideres, Kecamatan Dawuan, meresmikan sumur bor di Desa Bantarjati, Kecamatan Kertajati, serta melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Perintis Merah Putih di Desa Putridalem, Kecamatan Jatitujuh.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI bersama pemerintah daerah dalam membuka akses masyarakat, memenuhi kebutuhan air bersih, sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Dandim 0617/Majalengka, Letkol Inf Rendra Dwi Jayanto, mengatakan pembangunan infrastruktur tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat melalui program kemanunggalan TNI Angkatan Darat bersama rakyat.

“Hari ini kita telah meresmikan pengerjaan pembangunan Jembatan Beton Garuda yang berlokasi di Desa Bojongcideres, yang merupakan akses penghubung dengan Desa Gandasari,” ujar Rendra.

Menurutnya, selain pembangunan jembatan, Kodim 0617/Majalengka juga telah merealisasikan pembangunan sumur bor di sejumlah wilayah yang membutuhkan akses air bersih.

“Untuk sumur bor, Kodim 0617/Majalengka telah membuat di empat titik. Sumur bor tersebut diperuntukkan untuk memfasilitasi daerah-daerah yang rawan air bersih,” jelasnya.

Keempat titik tersebut berada di Desa Bantarjati Kecamatan Kertajati, Desa Cipaku Kecamatan Kadipaten, Desa Wanajaya Kecamatan Kasokandel, dan Desa Naggerang Kecamatan Palasah.

Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya di wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air bersih saat musim kemarau.

Selain itu, Kodim 0617/Majalengka juga mulai mengerjakan pembangunan Jembatan Gantung Perintis Merah Putih di Desa Putridalem, Kecamatan Jatitujuh.

Jembatan tersebut memiliki panjang sekitar 108 meter dengan lebar 1,8 meter dan akan menjadi akses penghubung antara Desa Putridalem dengan Desa Randegan Wetan.

Rendra menegaskan pembangunan berbagai infrastruktur tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Presiden memberikan amanat kepada TNI untuk membangun 2.500 jembatan di Indonesia. Di Majalengka, Dandim sangat dinamis dan proaktif melihat kondisi masyarakat di Majalengka,” katanya.

Sementara itu, Bupati Majalengka Eman Suherman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0617/Majalengka, yang dinilai sigap melihat dan membantu kebutuhan infrastruktur masyarakat.

“Saya selaku pemerintah daerah dan Bupati sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih. Di saat kondisi fiskal APBD tertekan karena efisiensi, Bapak Presiden memiliki kebijakan melalui program fisik yang diserahkan kepada TNI untuk dikerjakan bersama Pemda,” ungkap Eman.

Menurut Bupati, kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI menjadi langkah penting untuk tetap menghadirkan pembangunan di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah.
Ia berharap sinergi tersebut dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak kebutuhan dasar masyarakat yang dapat ditangani melalui kolaborasi lintas sektor.

“Ini merupakan bentuk nyata gotong royong dan sinergi antara pemerintah pusat, TNI dan pemerintah daerah untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Kuwu Putridalem, Endah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dimulainya pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih yang menghubungkan wilayah Putridalem dengan Randegan Wetan.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat dinantikan masyarakat karena akan mempermudah mobilitas warga dan memperpendek akses menuju wilayah seberang.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dengan adanya pembangunan jembatan ini. Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat karena selama ini akses warga menuju wilayah seberang masih terbatas,” ujarnya.

Ia berharap pembangunan jembatan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai dengan rencana sehingga segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden, jajaran TNI, Kodim 0617/Majalengka dan Pemerintah Kabupaten Majalengka yang telah memperhatikan kebutuhan masyarakat Putridalem. Kami bersama warga siap menjaga dan merawat jembatan ini setelah selesai dibangun,” katanya.

Antusiasme juga disampaikan masyarakat. Warga menilai pembangunan jembatan dan sumur bor memberikan manfaat langsung terhadap aktivitas sehari-hari.

Hal senada disampaikan warga Bantarjati, Budi mengatakan keberadaan sumur bor dinilai menjadi solusi penting bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan air bersih, khususnya ketika musim kemarau.

“Sumur bor ini sangat membantu. Ketika kemarau, air menjadi kebutuhan yang sangat sulit bagi sebagian warga. Mudah-mudahan bisa terus digunakan dan dirawat bersama,” ujar warga.

Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama Kodim 0617/Majalengka pun mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun.

Perawatan jembatan dan sumur bor dinilai menjadi tanggung jawab bersama agar infrastruktur tersebut dapat berfungsi secara optimal dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Sinergi TNI dan Pemerintah Kabupaten Majalengka ini sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya bergantung pada satu pihak, tetapi dapat diwujudkan melalui kolaborasi dan semangat gotong royong demi memenuhi kebutuhan masyarakat. (ARL)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan