Bingkaiwarta, KUNINGAN – Universitas Kuningan (UNIKU) kembali menorehkan serangkaian prestasi membanggakan di kancah nasional sepanjang tahun 2026. Berbagai capaian gemilang berhasil diraih oleh mahasiswa maupun sivitas akademika, mulai dari keberhasilan lolos pendanaan program pembinaan dan kreativitas, kemenangan dalam kompetisi bahasa tingkat nasional, hingga keberhasilan institusi memperoleh bantuan penguatan layanan pendidikan inklusif dari pemerintah pusat.
Dalam ajang bergengsi Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), sebanyak tiga tim mahasiswa Universitas Kuningan berhasil bersaing dan lolos mendapatkan pendanaan nasional. Keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi lintas disiplin ilmu yang solid, yang melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi, antara lain Sistem Informasi, Teknik Informatika, Pendidikan Biologi, serta Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Keberhasilan serupa juga dicatat dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Sebanyak dua tim mahasiswa UNIKU berhasil lolos seleksi, masing-masing pada kategori skema pendanaan dan skema insentif. Tim-tim tersebut merupakan gabungan mahasiswa dari Program Studi Sistem Informasi, Teknik Informatika, dan Pendidikan Biologi, yang membuktikan bahwa inovasi dan kreativitas menjadi kekuatan utama mahasiswa Universitas Kuningan.
Tidak hanya unggul dalam bidang penelitian dan kewirausahaan, mahasiswa Universitas Kuningan juga menunjukkan kehebatannya di bidang bahasa. Mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Sarah Nabila, sukses meraih gelar Juara 1 dalam kompetisi English Wordle Tournament yang digelar dalam ajang Telkom University Language Festival (LAFEST) 2026. Kompetisi tingkat nasional ini berlangsung di Bandung pada 21 Mei 2026, dan diikuti oleh pelajar serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia dengan mengusung tema “Empowering Global Communication in the Era of SAFE AI”.
Sarah Nabila berhasil tampil sebagai yang terbaik dan mengungguli seluruh peserta lainnya, sementara posisi Juara 2 dan Juara 3 diraih oleh peserta tuan rumah dari Telkom University.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Dr. Nani Ronsani Thamrin, M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya yang tinggi atas capaian tersebut. Menurut beliau, keberhasilan Sarah adalah hasil nyata dari kerja keras, semangat belajar yang tinggi, serta konsistensi dalam mengasah kompetensi berbahasa Inggris.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Kuningan. Kami berharap capaian yang diraih Sarah Nabila dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan diri, lebih percaya diri dalam berkompetisi, dan senantiasa membawa nama baik almamater di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Dr. Nani, Selasa (26/5/2026).
Di sisi lain, tahun 2026 juga menjadi tahun bersejarah bagi pengembangan fasilitas dan layanan pendidikan di Universitas Kuningan. Berdasarkan Surat Keputusan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 1727/DST/B2/DT.00.03/2026 tertanggal 20 Mei 2026, Universitas Kuningan resmi ditetapkan sebagai salah satu perguruan tinggi penerima Program Bantuan Pembentukan dan Penguatan Unit Layanan Disabilitas (ULD) Perguruan Tinggi Tahun 2026.
Program ini memiliki tujuan strategis untuk mendorong dan memperkuat layanan pendidikan yang inklusif, ramah, dan aksesibel bagi penyandang disabilitas di lingkungan perguruan tinggi. Keberhasilan mendapatkan bantuan ini menjadi bukti keseriusan UNIKU dalam mewujudkan pendidikan yang merata bagi semua kalangan. Program ini akan dipimpin dan dilaksanakan oleh Ketua Pelaksana, sekaligus Dosen Universitas Kuningan, Teti Rahmawati, S.E., M.Si., Ak., CA.
Berbagai capaian prestasi dan keberhasilan memperoleh bantuan program ini semakin menegaskan posisi Universitas Kuningan sebagai perguruan tinggi yang terus berinovasi, berprestasi, dan berkomitmen tinggi dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas serta melayani masyarakat melalui pendidikan yang unggul dan inklusif. (Abel)













