banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Belasan Ribu Anggota, Gentayangan Kuningan: Hadir Lewat Aksi Nyata, Bukan Acara Megah

 

Bingkaiwarta, KUNINGAN — Kehadiran sebuah organisasi di tengah masyarakat tidak selalu harus ditandai dengan acara besar atau dukungan anggaran yang masif. Organisasi Gentayangan (Gerakan Transparansi Rakyat Kuningan) membuktikan bahwa kepedulian sosial dapat dijalankan secara sederhana namun konsisten, sepenuhnya atas kemandirian dan keikhlasan anggotanya. Sejak tahun 2022, organisasi ini terus hadir di tengah warga melalui berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat, tanpa pernah mengandalkan bantuan dari pemerintah daerah.

banner 728x250

Ketua Umum Gentayangan, Feby Adidalas, didampingi Ketua Harian Yudi Rukmana, menjelaskan bahwa organisasi ini bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan ruang untuk mewujudkan kepedulian nyata terhadap sesama dan lingkungan sekitar.

“Sejak 2022, kami tidak pernah vakum. Kami terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan. Kami juga tidak pernah meminta sumbangan kepada Pemda karena seluruh kegiatan dibiayai dari dana internal organisasi,” ungkap Feby kepada awak media, Senin (26/10/2026) siang.

Berbagai kegiatan telah dilaksanakan secara berkelanjutan, mulai dari penyaluran santunan kepada warga yang membutuhkan, bakti sosial, bantuan langsung, hingga rutin membersihkan area pemakaman. Program bersih-bersih makam sendiri telah berjalan sejak 2022 dan menjadi salah satu ciri khas kepedulian lingkungan yang dijalankan organisasi ini.

Selama beberapa tahun terakhir, Gentayangan juga memiliki agenda tahunan berupa jalan santai yang digelar pada 2022 hingga 2024, sempat berhenti pada 2025, dan kini mulai menyusun rencana kegiatan baru hingga akhir tahun. Salah satu yang dipertimbangkan adalah lomba tarik tambang, namun panitia menegaskan tidak akan memaksakan kegiatan jika aspek keamanan belum terjamin.

“Kami ingin kegiatan yang digelar benar-benar membawa manfaat dan mempererat hubungan dengan masyarakat. Untuk tarik tambang, masih kami pertimbangkan karena faktor keamanan harus menjadi perhatian utama. Kemungkinan pelaksanaannya diundur ke akhir tahun dengan agenda yang berbeda,” jelas Feby.

Gentayangan tumbuh dari inisiatif warga di Blok Kabumen, Jalan Adipati Ewangga, Kabupaten Kuningan. Bermula dari semangat Gerakan Transparansi Rakyat Kuningan, organisasi ini kini telah berkembang dan tercatat secara resmi di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dengan jumlah anggota mencapai belasan ribu orang dari berbagai latar belakang.

Feby menegaskan, kebersamaan di Gentayangan tidak menuntut kesamaan pandang politik. Setiap anggota tetap bebas menentukan pilihan pribadi, sementara tujuan utama organisasi tetap fokus pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat luas.

“Gentayangan ini berangkat dari panggilan hati. Kami membebaskan anggota menentukan pilihan politik masing-masing. Yang terpenting, semangat untuk membantu masyarakat dan mendorong kepentingan warga tetap menjadi tujuan bersama,” tegasnya.

Dalam perjalanannya, organisasi tentu tidak lepas dari tantangan, salah satunya adalah proses perizinan untuk kegiatan tertentu. Namun kendala tersebut tidak menyurutkan semangat untuk terus hadir melalui aksi-aksi sosial yang bisa dilakukan secara mandiri. Bagi Gentayangan, keberhasilan tidak diukur dari seberapa megah acaranya, melainkan dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat.

Ke depan, Gentayangan berharap kehadirannya dapat terus menjadi pengingat bahwa kepedulian antarwarga adalah fondasi penting dalam memperkuat solidaritas di Kabupaten Kuningan — sederhana, mandiri, namun nyata manfaatnya. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan