banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Satu Lokasi, Dua Suara — Polemik Program Makan Bergizi Gratis Memanas di Kuningan

 

Bingkaiwarta, KUNINGAN — Suasana di kawasan Pendopo Kabupaten Kuningan, Jalan Siliwangi, menjadi sorotan publik pada Senin (26/10/2026), ketika dua kelompok massa dengan pandangan berseberangan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyampaikan aspirasinya secara bersamaan di lokasi yang sama.

banner 728x250

Kelompok pertama, yang tergabung dalam LSM Frontal, secara tegas menyampaikan penolakan sekaligus kritik terhadap pelaksanaan program tersebut. Di bawah pimpinan Uha Juhana, massa yang tiba dengan sekitar empat kendaraan roda empat itu mendesak pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kabupaten Kuningan.

“Kami mendesak Bupati dan APH agar mengaudit dapur SPPG,” tegas Uha Juhana. Menurutnya, pelaksanaan program ini memerlukan evaluasi mendalam guna memastikan tidak ada hal yang merugikan masyarakat dalam prosesnya.

Tak lama berselang, di lokasi yang sama muncul kelompok massa yang justru mendukung keberlangsungan program MBG. Mereka terdiri dari unsur Pemuda Pancasila, sejumlah pegawai program MBG, serta relawan pendukung SPPG dan program itu sendiri.

Koordinator lapangan kelompok pendukung, Budi Banten, menilai program MBG merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah. Ia menyayangkan adanya aksi penolakan yang dinilai berpotensi menghambat manfaat program bagi anak-anak yang benar-benar membutuhkannya.

“Demonstrasi yang menolak program MBG berpotensi merugikan anak-anak, khususnya siswa dari keluarga kurang mampu yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi,” ujar Budi.

Budi juga menjelaskan bahwa program MBG bersifat sukarela. Pihak yang memiliki keberatan disarankan menempuh mekanisme yang berlaku maupun jalur hukum melalui pengujian kebijakan kepada lembaga berwenang di tingkat pusat, tanpa harus mengganggu ketertiban umum.

Meski menyuarakan aspirasi yang berlawanan, jalannya aksi terpantau berlangsung aman dan kondusif. Personel gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP Kabupaten Kuningan turut disiagakan di lokasi untuk memastikan penyampaian pendapat berjalan dengan tertib dan damai. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan