Bingkaiwarta, KUNINGAN — Sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang mahir berbahasa Inggris namun tetap berakar pada jati diri bangsa, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris (Hima PBI) FKIP Universitas Kuningan menggelar English Edutainment Competition (EEC) 2026. Kegiatan rutin tahunan tersebut berlangsung di Gedung Student Center Iman Hidayat Uniku pada Senin (2/11/2026).
Mengusung semangat “Keep the Culture, Shape the Future”, kompetisi ini menjadi wadah bagi pelajar SMA/SMK/MA se‑Wilayah III Cirebon untuk mengasah kemampuan bahasa Inggris, mengembangkan kreativitas, membangun kepercayaan diri, serta meningkatkan keterampilan komunikasi.
Acara dihadiri Dekan FKIP Uniku Dr. Asep Jejen Jaelani, Wakil Rektor I Uniku Dr. Toto Supartono, S.Hut., M.Si. yang mewakili Rektor Uniku Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si., jajaran Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan Dr. Carlan, S.Pd., M.M.Pd.
Dalam sambutannya, Dekan FKIP Uniku Dr. Asep Jejen Jaelani menegaskan bahwa penguasaan bahasa Inggris menjadi modal penting menghadapi globalisasi. Namun demikian, kemampuan berbahasa asing tidak boleh membuat generasi muda melupakan adat istiadat serta budaya bangsa sendiri.
“Melalui tema Keep the Culture, Shape the Future, kita diajak untuk mengingat betapa pentingnya belajar dan menguasai bahasa Inggris, tetapi jangan sampai melupakan adat dan budaya kita,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan kabar menggembirakan bahwa mahasiswa FKIP Uniku berkesempatan mengikuti program magang ke luar negeri, antara lain ke Jepang dan Taiwan. Hal ini menjadi bukti bahwa Uniku terus membuka akses pengalaman internasional bagi para mahasiswanya.
Sementara itu, Wakil Rektor I Uniku Dr. Toto Supartono menyampaikan apresiasi dan dukungan pimpinan universitas terhadap penyelenggaraan EEC 2026. Ia berharap kompetisi ini menjadi ruang positif bagi para pelajar se‑Wilayah III Cirebon untuk mengasah kemampuan berbahasa Inggris sekaligus membangun semangat berkompetisi secara sehat.
“Bagi para peserta EEC 2026 yang merupakan siswa‑siswi SMA/SMK/MA se‑Wilayah III Cirebon, saya harap kegiatan ini dimanfaatkan dengan baik untuk terus mengasah kemampuan berbahasa Inggris yang dimiliki,” harapnya.
Pada kesempatan pembukaan simbolis, Kepala Disdikbud Kabupaten Kuningan Dr. Carlan juga menyampaikan apresiasi kepada Universitas Kuningan. Menurutnya, penyelenggaraan EEC 2026 merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan potensi dan kreativitas generasi muda di bidang bahasa Inggris.
Dengan semangat melestarikan budaya sekaligus membentuk masa depan, EEC 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan juara kompetisi, tetapi juga generasi muda yang berani berkomunikasi secara global tanpa kehilangan jati diri bangsa. (Abel)













