Bingkaiwarta, KUNINGAN — Dalam upaya menarik arus investasi ke Kabupaten Kuningan, Pemerintah Kabupaten Kuningan akan menggelar forum investasi berskala daerah pada Rabu (4/11/2026). Melalui Kuningan Investment Summit 2026, Pemkab ingin menampilkan berbagai potensi unggulan sekaligus mempertemukan pemerintah daerah dengan kalangan investor, perusahaan nasional, serta lembaga keuangan.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kuningan Deden Kurniawan Sopandi menyampaikan hal tersebut pada Senin (2/11/2026). Ia menegaskan bahwa forum ini dirancang bukan sekadar acara seremonial, melainkan wahana penjajakan kerja sama yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kuningan Investment Summit 2026 menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas di Kabupaten Kuningan,” ujar Deden.
Sejumlah sektor yang akan menjadi fokus meliputi pariwisata, pertanian, perdagangan, industri, properti, kesehatan, teknologi, serta bidang‑bidang lain yang dinilai memiliki prospek pengembangan. Menurutnya, Kabupaten Kuningan memiliki kekayaan sumber daya yang belum tergarap secara maksimal, sehingga kolaborasi dengan dunia usaha menjadi sangat penting.
“Kuningan memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan, mulai dari pariwisata, pertanian, perdagangan, industri, properti, kesehatan hingga teknologi. Kami ingin potensi tersebut dilirik dan dikembangkan bersama para investor,” ungkapnya.
Kegiatan akan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di Kopi Botanika, Jalan Boenoet Lembur Kuring, Puncak, Kecamatan Cigugur. Mengusung skema hybrid, panitia menyediakan akses daring melalui Linktree https://linktr.ee/investsummitbpkad untuk registrasi maupun mengikuti Zoom Meeting. Masyarakat juga dapat menyaksikan siaran langsung melalui kanal YouTube resmi BPKAD Kabupaten Kuningan @bpkadkuningan1927.
Deden berharap forum ini mampu melahirkan kerja sama yang konkret. Investasi yang masuk diharapkan dapat membuka lapangan kerja, menggerakkan sektor unggulan, serta membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kuningan.
“Kami berharap forum ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan, tetapi juga melahirkan kolaborasi dan kerja sama investasi yang nyata, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kuningan,” pungkas Deden. (Abel)













