banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250

BPBD Kuningan Lakukan Edukasi dan Sosialisasi Kebencanaan Bagi Satuan Pendidikan

Bingkaiwarta, CIBINGBIN – Sebagai upaya untuk penguatan kapasitas dan kesiapsiagaan terhadap suatu bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana di Daerah Rawan Bencana Wilayah Kecamatan Cibingbin, Rabu (12/10/2022) di Balai Desa Cibingbin, Kabupaten Kuningan.

Kegiatan Sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana di Daerah Rawan Bencana wilayah Kecamatan Cibingbin ini diikuti oleh 147 orang dari 19 Sekolah Dasar (SD) dan 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dengan di fasilitasi oleh Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kuningan yang dihadiri oleh Camat Cibingbin, Polsek Cibingbin, Koramil Cibingbin, serta Korwil UPTD Pendidikan.

banner 728x250

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan Kompentensi dan Kapasitas Sumber daya Manusia (SDM) khusus bagi kalangan pelajar anak sekolah di daerah rawan bencana dan mengembangkan Sekolah Tangguh Bencana.

W

“Disamping itu, juga menerapkan Budaya Sadar Bencana di sekolah dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan antisipasi penanggulangan bencana di lingkungan masyarakat, sekolah dan warga sekolah             (Living Harmony With Disaster),” jelas Indra kepada bingkaiwarta.co.id.

Indra mengatakan, terkait materi yang diberikan diantaranya tentang mitigasi bencana, praktek pemetaan jalur evakuasi serta simulasi evakuasi.

Dia berharap dari kegiatan ini dapat mengembangkan sistem mekanisme sekolah aman bencana sebagai perwujudan pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Juga dapat membentuk karakter sekolah tanggap bencana dalam rangka ketangguhan warga sekolah, anak sekolah dan guru aman  dari  bencana,” ujarnya.

Indra menegaskan, peranan tenaga pengajar atau guru sangat penting dalam membentuk karakter anak sekolah untuk memotivasi anak didiknya dalam upaya pengurangan risiko bencana melalui penyebarluasan informasi dalam kegiatan belajar mengajar (KBM).

“Sehingga dengan demikian, anak sekolah akan sadar dan mengetahui secara dini tentang  bencana yang terjadi di wilayahnya,” tegasnya. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan