banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Hargai Komunikasi Resmi, Demo HMI di KIC Ditunda Sementara

 

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Rencana aksi demonstrasi yang akan digelar oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kuningan di kawasan Kuningan Islamic Center (KIC), Senin (27/04/2026), resmi ditunda sementara waktu.

banner 728x250

Keputusan ini diambil menyusul adanya surat resmi dari Bupati Kuningan yang meminta penjadwalan ulang pertemuan dan audiensi.

Sebelumnya, aksi tersebut direncanakan sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait isu Tuntutan Ganti Rugi (TGR) di Dinas Pendidikan serta dugaan penyalahgunaan dana Taspen. Ratusan massa dipersiapkan untuk turun menuntut transparansi dan akuntabilitas.

Ketua Umum HMI Cabang Kuningan, Muhamad Naufal Haris, menegaskan bahwa penundaan ini sama sekali bukan karena adanya tekanan, intimidasi, atau rasa takut dari pihak manapun.

“Keputusan ini murni sebagai bentuk penghormatan terhadap komunikasi resmi yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Kami menghargai surat dari Bupati yang meminta audiensi dijadwalkan ulang agar bisa berdialog langsung secara maksimal,” ujar Naufal.

Dalam surat tersebut, Bupati menyampaikan ketidakhadirannya karena tengah menjalankan tugas dinas penting di Jakarta. Oleh karena itu, beliau memohon agar pertemuan dengan HMI dilakukan pada waktu lain setelah kepulangannya, sehingga dialog dapat berlangsung secara langsung, komprehensif, dan mendalam.

Menanggapi hal tersebut, HMI memilih untuk membuka ruang dialog yang lebih baik. Naufal menilai, audiensi tatap muka dengan kepala daerah merupakan langkah strategis yang justru lebih efektif.

“Kami ingin ada kejelasan yang sesungguhnya. Audiensi menjadi ruang penting agar tuntutan kami tidak hanya didengar, tetapi juga bisa ditindaklanjuti secara konkret dan jelas,” katanya.

Meski aksi ditunda, Naufal menegaskan bahwa komitmen organisasi untuk mengawal isu TGR dan dana Taspen tidak akan surut. HMI akan terus memantau dan menuntut jawaban yang transparan dan akuntabel.

“Kami tidak mundur, kami hanya menunda demi mencari solusi yang lebih baik. Komitmen kami untuk mengawal kepentingan publik tetap sama,” tegasnya.

Rencananya, audiensi tatap muka antara HMI dan Pemerintah Kabupaten Kuningan akan segera dijadwalkan ulang dalam waktu dekat setelah Bupati kembali dari tugas dinasnya. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan