Bingkaiwarta, CIAWIGEBANG – Pemerintah Desa Cihirup, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, menggelar sosialisasi rencana pembangunan kandang ayam milik PT New Hope Farm Indonesia di Blok Cibeulut. Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Cihirup, Rabu (18/2/2026) ini dihadiri oleh berbagai unsur, antara lain Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, General Manager PT New Hope Farm Indonesia Wu Hui, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Kuningan A. Taufik Rohman, Camat Ciawigebang R. Didin Imam Reapdiantoro, Forkopimcam, Sekretaris Kecamatan, Penjabat Kepala Desa Cihirup, serta perwakilan dinas teknis terkait.
Wakil Bupati Tuti Andriani menyampaikan bahwa pembangunan di Desa Cihirup merupakan proyek ketiga PT New Hope Farm Indonesia di Kabupaten Kuningan. “Alhamdulillah hari ini kita berkumpul untuk mensosialisasikan pembangunan ini. Yang pertama di Desa Cikeusik, yang kedua di Panyosogan, dan sekarang yang ketiga di Desa Cihirup,” ujarnya.
Menurutnya, keberlanjutan investasi tersebut menjadi bukti bahwa Kabupaten Kuningan dinilai kondusif dan ramah terhadap investor. “Tentunya jika pelayanan atau pembangunan di Kuningan sulit atau bermasalah, tidak mungkin PT New Hope membangun lagi di sini. Kabupaten Kuningan adalah daerah yang ramah investor, dan penerimaan masyarakat di ketiga lokasi juga sangat baik,” tambahnya.
Wakil Bupati menegaskan bahwa seluruh tahapan pembangunan harus memenuhi ketentuan perizinan, dokumen lingkungan, dan persyaratan teknis lainnya sebelum pelaksanaan fisik dimulai. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung investasi bertanggung jawab yang memperhatikan aspek lingkungan dan kenyamanan masyarakat.
“Setiap investor wajib memenuhi seluruh persyaratan, mulai dari perizinan sah, dokumen lingkungan seperti AMDAL, pengelolaan limbah, hingga pengendalian dampak sosial dan kesehatan. Walaupun ada dorongan untuk segera membangun, jika masih ada persyaratan yang belum lengkap, tetap harus dipenuhi terlebih dahulu,” tegasnya.
Wabup Tuti juga mengajak masyarakat Desa Cihirup untuk menyikapi rencana pembangunan dengan pikiran terbuka dan aktif menyampaikan aspirasi secara konstruktif melalui forum resmi.
Sementara itu, General Manager PT New Hope Farm Indonesia Wu Hui menjelaskan bahwa proyek di Desa Cihirup akan dibangun dengan sistem modern berupa 20 unit kandang closed house, dengan total investasi sekitar Rp150 miliar lebih. “Kapasitasnya cukup besar, dengan populasi parent stock kurang lebih 160.000 ekor,” ujarnya.
Pihak perusahaan menegaskan bahwa unit yang dibangun merupakan breeding parent stock yang bertujuan mendukung peternak kecil. “Kami menyediakan bibit ayam berkualitas untuk kelompok-kelompok peternak, sehingga mereka bisa membeli bibit dengan standar mutu yang terjamin,” jelasnya.
Terkait potensi dampak seperti bau dan lalat, perusahaan memastikan penggunaan sistem closed house modern akan meminimalkan gangguan lingkungan. “Sama sekali tidak berpengaruh, karena kandang merupakan tipe closed house penuh sehingga tidak akan ada bau di sekitar lokasi,” tegasnya.
Camat Ciawigebang R. Didin Imam Reapdiantoro menekankan pentingnya penyelesaian seluruh proses perizinan sebelum pembangunan dilaksanakan serta menjaga kondusivitas wilayah. Ia mengimbau masyarakat agar menyampaikan aspirasi melalui mekanisme resmi di tingkat desa dan kecamatan untuk diselesaikan secara musyawarah.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan transparan. Pemerintah daerah berharap investasi ini mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan perputaran ekonomi lokal, serta memperkuat sektor peternakan di Kabupaten Kuningan dengan tetap mengedepankan prinsip taat aturan dan keberlanjutan lingkungan. (Abel)













