banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250


banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250

Lapas Kelas IIA Kuningan Bahas Kepedulian Warga Binaan Kemasyarakatan

  • Bagikan

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Lapas Kelas II A Kuningan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kuningan membangun sinergitas dengan membahas kepedulian pembinaan warga binaan kemasyarakatan terkait kesehatan, kepribadian dan kemandirian, di Ruang Rapat Linggajati, Rabu (19/1/2022).

Kalapas Kuningan Gumilar Budirahayu mengemukakan, tujuan Lembaga Pemasyarakatan yaitu membentuk Warga Binaan Pemasyarakatan agar menjadi manusia seutuhnya, menyadari kesalahan, memperbaiki diri dan tidak mengulangi tindak pidana sehingga dapat diterima kembali oleh lingkungan masyarakat, dapat aktif berperan dalam pembangunan dan dapat hidup secara wajar sebagai warga negara yang baik dan bertanggung jawab.

banner 336x280
banner 336x280

Adapun ruang lingkup pembinaan warga binaan, kata Gumilar, yaitu untuk pembinaan kepribadian, diarahkan pada pembinaan mental dan watak agar bertanggung jawab kepada diri sendiri, keluarga dan masyarakat. Pembinaan kepribadian terdiri dari Pembinaan kesadaran beragama, Pembinaan kesadaran berbangsa dan bernegara, Pembinaan kemampuan intelektual, Pembinaan kesadaran hukum, dan Pembinaan mengintegrasikan diri dengan masyarakat.

Sementara untuk Pembinaan Kemandirian, diarahkan pada pembinaan bakat dan keterampilan agar warga binaan pemasyarakatan dapat berperan sebagai anggota masyarakat yang bebas dan bertanggung jawab.

“Pembinaan kemandirian terdiri dari keterampilan untuk mendukung usaha-usaha mandiri, Keterampilan untuk mendukung usaha-usaha industri kecil, Keterampilan yang disesuaikan dengan bakatnya masing-masing, Keterampilan untuk mendukung usaha-usaha industri atau kegiatan pertanian (perkebunan) dengan menggunakan teknologi madya atau teknologi tinggi,” jelasnya.

Ketika melakukan pembinaan, lanjut Gumilar, pihaknya tidak bisa berdiri sendiri melainkan butuh kerjasama dengan steak holder, melalui pertemuan ini. “Semoga program yang sudah disinergikan akan semakin meningkat,” harapnya.

Sekda Kuningan Dr  Dian Rachmat Yanuar, menyatakan, program pembinaan di Lapas Kelas IIA Kuningan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. Sehingga nanti bisa menjalankan kehidupannya, seperti biasa  dalam kehidupan masyarakat sosial.

Adapun Program di SKPD yang  bisa disenergikan, diantaranya Pada Bagian Kesra Setda bisa memberikan kegiatan siraman rohani. Dinas Kesehatan, pemeriksaan gratis secara rutin. Diskopdagperin kaitan dengan program kewirausahaan.

“Atau bisa juga memberikan pelatihan bertani, pemberdayaan olah raga, pelatihan menjahit, mengelas, bertani, beternak, pemberdayaan olah raga, menghapuskan buta huruf, adanya peningkatan status pendidikan dari SD-SMP-SMU/SMK,  Memberikan pemahan wawasan kebangsaan melelui Dinas Kesbangpol dan lainnya,” ujar Sekda.

Bentuk sinergitas ini, kata Sekda, akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada ditiap SKPD. (Abel Kiranti)


banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!