Bingkaiwarta, BANGKINANG – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, terus menanamkan nilai-nilai kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan dan kemudahan bagi masyarakat. Pesan ini disampaikannya saat menghadiri acara Silaturahim dan Ceramah Keagamaan bersama Ustaz Abdul Somad di Pondok Pesantren Ma’had Az-Zahra, Bangkinang, Rabu (22/04/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Nusron menegaskan bahwa seluruh kebijakan, keputusan, dan tindakan yang diambil oleh jajarannya di seluruh Indonesia harus selalu berpihak kepada kepentingan rakyat.
“Apa pun kebijakan, keputusan, dan tindakan kita, jangan sampai mempersulit rakyat. Jangan sampai membuat rakyat susah. Orientasinya bukan membuat mereka kesulitan, tetapi bagaimana membuat rakyatnya terangkat dan sejahtera,” ujar Menteri Nusron.
Jabatan adalah Amanah
Menteri menekankan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan tidak hanya secara administratif, tetapi juga secara moral dan spiritual. Mengingat Kementerian ATR/BPN adalah instansi yang tugas utamanya melayani masyarakat, maka sikap melayani harus menjadi prioritas utama.
Mengutip dalil agama, Nusron Wahid mengingatkan, “Wa man yusyāqiq yashquqillāhu ‘alaihi yaumal-qiyāmah”, yang artinya barangsiapa yang menyulitkan orang lain, maka Allah akan mempersulitnya pada hari kiamat.
Pada momen berharga tersebut, Menteri Nusron juga memohon doa restu kepada Ustaz Abdul Somad agar seluruh program dan kinerja Kementerian ATR/BPN senantiasa mendapatkan keberkahan dan ridho Illahi.
“Kami hanya memohon didoakan. Semoga apa pun yang kita lakukan itu semata-mata untuk kepentingan menyenangkan rakyat dan tidak mempersulit siapapun,” tuturnya.
Ustaz Abdul Somad: Jangan Sia-siakan Amanah
Menanggapi hal tersebut, Ustaz Abdul Somad mendoakan agar seluruh insan di lingkungan Kementerian ATR/BPN senantiasa dalam lindungan Tuhan saat menjalankan tugas.
Ia menegaskan bahwa jabatan bukan hanya tanda kepercayaan, tetapi juga merupakan ujian berat. “Oleh karena itu, pejabat tidak seharusnya menyalahgunakan amanah tersebut, apalagi sampai mempersulit urusan rakyat,” tegasnya.
“Mudah-mudahan apa yang dititipkan Allah kepada kita, baik berupa jabatan, keilmuan, maupun popularitas, bisa kita pertanggungjawabkan dengan baik dan meninggalkan kesan yang positif,” ujar Ustaz Abdul Somad.
Turut hadir mendampingi Menteri Nusron Wahid dalam kegiatan tersebut antara lain Staf Khusus Menteri Bidang Reforma Agraria, Rezka Oktoberia; Kepala Kanwil BPN Provinsi Riau, Nurhadi Putra beserta jajaran; Wakapolda Riau, Hengki Haryadi; serta Dirreskrimum Polda Riau, Hasyim Risahondua. (Abel)













