banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Meski Harga Bergejolak, Stok Beras di Kuningan Aman, Kapolres : Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Kapolres Kuningan AKBP Willy Andrian, memastikan stok beras di Kabupaten Kuningan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dari hasil koordinasi dengan Perum Bulog Cabang Cirebon, ada sekitar 2600 ton beras yang tersimpan di dua gudang Bulog, yakni di Desa Sidaraja Kecamatan Ciawigebang dan gudang Bulog di Desa Bandorasa Wetan Kecamatan Cilimus.

banner 728x250

Menurut Kapolres, jumlah tersebut diperkirakan masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di momen menjelang Ramadhan, bahkan hingga Lebaran Idul Fitri.

“Untuk stok beras dipastikan aman, walaupun harga dipasaran bergejolak,” kata Kapolres Kuningan kepada awak media, usai melakukan pengecekan stok ketersediaan beras di Bulog Bandorawasa Wetan Kecamatan Cilimus, Kamis (29/2/2024).

Ia mengatakan, jika stok beras di gudang Bulog Bandorasa Wetan menipis maka Perum Bulog Cirebon akan menambahnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap agar harga beras dapat kembali normal. Upaya pemantauan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan ketersediaan pangan terutama beras bagi masyarakat Kuningan,” ungkapnya.

Senada dengan Kapolres, Manager Administrasi dan Keuangan Bulog Cabang Cirebon Windu Kuntara memastikan bahwa ketersediaan stok beras untuk wilayah Kabupaten Kuningan aman.

“Di bulog Bandorasa Wetan sendiri tersedia beras sekita 1600 ton, untuk di gudang Sidaraja ada sekitar 1000 ton. Jadi, total ada 2600 ton untuk Kabupaten Kuningan. Insya Allah, untuk kebutuhan masyarakat di Kabupaten Kuningan aman,” ungkap Windu.

Dijelaskan Windu, untuk ketahanan pangan sendiri tidak hanya tersedia di 2 gudang tersebut. Namun ada juga gudang gudang lainnya di 9 unit yang tersebar di 4 Kabupaten/Kota yaitu Kota dan Kabupaten Cirebon, Kuningan dan Majalengka.

“Manakala stok beras kita menipis, kita bisa geser ke gudang lain. Jadi, kami pastikan untuk stok beras di Kabupaten Kuningan dipastikan aman sampai Idul Fitri,” ujarnya.

“Mudah mudahan setelah Idul Fitri ada panen raya, maksimal di bulan April. Jadi kita bisa serap secara optimal,” tambahnya.

Terkait dengan kenaikan harga beras, pihak Bulog tengah berupaya dengan melaksanakan Operasi Pasar Murah (OPM) yang bekerja sama dengan Kepolisian, Indag, dan DKP.

“Untuk membantu meringankan kebutuhan masyarakat, kami bersinergi dengan pemerintah melaksanakan Operasi Pasar Murah di 32 kecamatan secara bergantian. Setiap minggu digelar 2 kali. Dengan DKP kami mengadakan Operasi Pasar Murah setiap hari Minggu di arena CFD. Adapun harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp.10.900 per kilogram,” jelas Windu.

Soal kualitas beras, Windu mengatakan, pihaknya akan selalu memberikan yang terbaik untuk masyarakat. “Dalam program pangan operasi pasar itu, Insya Allah kualitasnya di jamin. Jadi, silahkan kalau memang ada masyarakat yang ingin komplen pada kami, kami terbuka agar segera di ganti oleh kami. Tapi kami jamin untuk kualitas sudah sesuai. Jadi masyarakat jangan khawatir,” pungkas Windu. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan