banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

“NKRI Harga Mati”, Momen Haru Narapidana Lapas Kuningan Berikrar Setia pada Negara

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Sebagai wujud nyata pembinaan karakter dan kesadaran bernegara, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan menggelar kegiatan pengambilan sumpah dan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Acara yang berlangsung pada Kamis (16/4/2026) ini diikuti oleh sejumlah narapidana dan menjadi bagian dari upaya internal lembaga dalam menanamkan kembali nilai-nilai kebangsaan di kalangan warga binaan.

Kegiatan ini berlangsung dengan hikmat dan dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, beserta seluruh jajaran petugas, pembimbing rohani, dan para peserta ikrar. Dukungan juga datang dari berbagai instansi terkait, antara lain perwakilan dari Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Barat, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Densus 88, unsur TNI-Polri, serta jajaran pemerintah daerah.

banner 728x250

Rangkaian acara diawali dengan upacara bendera dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Puncak acara ditandai dengan prosesi pengambilan sumpah serta pembacaan ikrar setia kepada NKRI yang dilakukan di bawah pendampingan para rohaniawan. Momen khidmat dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara ikrar, pembacaan Pancasila, hingga penghormatan kepada Bendera Merah Putih sebagai simbol kedaulatan negara. Menutup rangkaian kegiatan, seluruh peserta meneriakkan yel-yel “NKRI Harga Mati”, menyanyikan lagu “Bagimu Negeri”, dilanjutkan dengan doa bersama dan sesi dokumentasi foto.

Dalam kesempatannya, Kepala Lapas Kuningan, Sukarno Ali, menekankan pentingnya momen ini sebagai sarana menanamkan kembali jiwa kebangsaan. Ia berharap, melalui kegiatan ini, para narapidana memiliki komitmen yang kuat untuk berubah dan kelak dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai warga negara yang taat hukum dan bertanggung jawab.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Jawa Barat, Ishadi, menegaskan bahwa ikrar yang diucapkan bukan sekadar seremoni belaka. Menurutnya, langkah ini adalah fondasi awal dalam membangun kesadaran hukum serta membentuk kepribadian yang lebih positif bagi para warga binaan.

“Program ini diharapkan dapat menjadi jembatan yang baik dalam proses reintegrasi sosial narapidana sekaligus memperkuat komitmen seluruh elemen di dalamnya terhadap keutuhan NKRI,” tandasnya. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan