banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Rebana Metropolitan Tumbuh Positif, Kuningan Ungguli dengan Pertumbuhan 6,98%

 

Bingkaiwarta, KUNINGAN — Kabupaten Kuningan mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Kawasan Rebana Metropolitan pada tahun 2025. Berdasarkan data pertumbuhan ekonomi year-on-year (YoY), Kuningan memimpin dengan capaian 6,98 persen, menjadi yang tertinggi di antara tujuh kabupaten/kota anggota kawasan tersebut.

banner 728x250

Data yang dipublikasikan melalui kanal resmi Kawasan Rebana menunjukkan seluruh daerah di kawasan tersebut mencatat pertumbuhan ekonomi positif. Setelah Kuningan, posisi kedua ditempati Kabupaten Majalengka dengan 6,86 persen, diikuti Kabupaten Cirebon sebesar 6,23 persen.

Kabupaten Sumedang mencatat pertumbuhan 5,48 persen, Kota Cirebon 5,34 persen, dan Kabupaten Subang 5,01 persen. Sementara itu, Kabupaten Indramayu mencatat pertumbuhan ekonomi terendah di kawasan sebesar 3,09 persen.

Kepala Pelaksana Badan Pengelola Kawasan Rebana, Helmy Yahya, menilai kawasan ini memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat.

“Rebana adalah satu-satunya kawasan ekonomi seperti ini di Indonesia. Potensinya luar biasa dan kami mengharapkan seluruh kepala daerah di wilayah Rebana terlibat aktif agar kerja sama ekonomi daerah semakin kuat dan saling menguntungkan,” ujarnya.

Menurut Helmy, pengembangan Rebana yang didukung oleh kawasan industri, konektivitas infrastruktur, serta keberadaan pelabuhan dan bandara, akan memperkuat daya tarik investasi sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

Capaian pertumbuhan ekonomi tersebut menunjukkan bahwa pengembangan koridor ekonomi Rebana mulai memberikan dampak positif terhadap dinamika perekonomian daerah. Dengan posisi teratas pada tahun 2025, Kabupaten Kuningan menjadi salah satu daerah dengan kinerja ekonomi paling baik di kawasan.

Data pertumbuhan ekonomi ini telah dipublikasikan melalui akun resmi Kawasan Rebana dan menjadi indikator perkembangan wilayah yang tengah diproyeksikan sebagai motor penggerak ekonomi baru di Jawa Barat. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan