banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Tim SAR Gabungan Temukan Satu Jenazah Nelayan Hilang di Perairan Pamoekan

 

Bingkaiwarta, TASIKMALAYA – Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan operasi pencarian terhadap korban kecelakaan kapal nelayan terbalik di Perairan Pamoekan, Desa Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya.

banner 728x250

Kecelakaan tersebut melibatkan tiga orang nelayan. Pada pelaksanaan operasi SAR hari ketiga, Jumat (02/10) sekitar pukul 21.45 WIB Tim SAR Gabungan menerima informasi mengenai penemuan korban sekitar 500 meter ke arah timur dari lokasi kejadian atas nama Dari tiga korban, satu orang atas nama Weli (48) dalam kondisi meninggal dunia, korban kemudian dievakuasi menuju rumah duka.

Dari 3 Korban, tersisa 1 korban yang masih dalam pencarian atas nama Ending (58). Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menyampaikan bahwa operasi SAR akan terus dilanjutkan untuk mencari satu korban yang masih dalam pencarian.

“Tim SAR Gabungan akan melanjutkan operasi pencarian dengan memperluas area pencarian berdasarkan hasil evaluasi dan perhitungan SAR Map Prediction. Kami berharap korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,” ujar Ade Dian Permana.

Untuk operasi SAR hari keempat, Sabtu (3/10/2026), pencarian kembali dilaksanakan mulai pukul 07.30 WIB dengan Area of Probability (AOP) seluas 505,3294 NM².

Pencarian akan dibagi menjadi dua SRU (Search and Rescue Unit). SRU 1 melaksanakan penyisiran pantai dari LKP (Last Known Position) ke arah timur dan barat sejauh 4 kilometer. Sementara SRU 2 melaksanakan pencarian di laut menggunakan perahu nelayan ke arah timur dan barat sejauh 8 NM.

Dalam pelaksanaannya, Tim SAR Gabungan tetap menerapkan aspek keselamatan melalui penempatan Safety Officer dan Tim Reaksi Cepat yang dilengkapi peralatan medis. Ambulans dan tim medis juga disiagakan untuk mengantisipasi kondisi kedaruratan selama operasi.

Ade Dian menambahkan, apabila korban berhasil ditemukan, korban akan segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat atau sesuai kondisi korban dan selanjutnya diserahterimakan kepada pihak keluarga.

“Kami mengimbau seluruh unsur yang terlibat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama pelaksanaan pencarian. Semoga upaya bersama ini dapat memberikan hasil terbaik dan korban yang masih dalam pencarian segera ditemukan,” pungkasnya.

Operasi SAR melibatkan unsur Basarnas Kantor SAR Bandung, TNI, Polri, BPBD, Tagana, PMI, perangkat desa, nelayan setempat, keluarga korban, serta unsur SAR gabungan lainnya. (ARL)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan