banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250

Turunkan Resiko Stunting, BKKBN Bentuk Tim Pendamping

  • Bagikan

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia, Dr. (HC) dr. Hasto Wardoyo, SpOG (K) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kuningan, Kamis (14/10/2021).

Kedatangan Kepala BKKBN – RI ini disambut hangat oleh Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH., MH di Pendopo Kuningan. Turut hadir Sekda Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. , Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Kuningan Trisman Supriatna, S.Pd., M.Pd. , Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ika Acep Purnama beserta tamu lainnya.

banner 336x280

Dalam sambutannya, Bupati Acep menyampaikan rasa bangga dan senang atas kunjungan yang dilakukan oleh salah satu Pimpinan Lembaga Negara Non Kementerian itu ke Kabupaten Kuningan.

Dikatakannya, kunjungan ini merupakan motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Kuningan dan segenap komponennya dalam menjalankan program-program pemerintahan dibidang pengendalian penduduk dan penyelenggaraan keluarga berencana.

“Kami menilai kehadiran Bapak Kepala BKKBN Pusat beserta rombongan, akan memberikan kontribusi positif dalam membangkitkan semangat kami dalam mewujudkan kependudukan yang serasi, selaras dan seimbang menuju keluarga bahagia dan sejahtera,” ujar Acep.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan target vaksinasi di Kabupaten Kuningan awal Desember itu 50% warga Kuningan sudah tervaksinasi, tapi apabila stok vaksin untuk Kuningan di perbanyak pihaknya yakin di bulan Oktober-November bisa tercapai.

“Pola Vaksinasi Grebek Desa, Kelurahan dan Komunitas dilaksanakan agar dapat mengetahui sejauh mana sebaran dari vaksinasi baik dari sisi persentase dan pemerataan di seluruh pelosok Kabupaten Kuningan,” kata Acep.

Sementara itu, dr. Hasto Wardoyo mengemukakan bahwa kunjungan pihaknya ke Kabupaten Kuningan, selain bersilaturahmi juga dalam rangka pemantapan komitmen atas pelaksanaan program kependudukan dan keluarga berencana.

“Terkait percepatan penurunan stunting, BKKBN tengah membentuk tim pendamping keluarga bagi keluarga risiko stunting. Kami harapkan dukungan dari Bupati untuk tim ini. Jumlah tim pendamping desa disetiap desa menyesuaikan jumlah penduduk desa tersebut,” jelasnya.

Diterangkan Hasto, setiap tim pendamping keluarga akan berjumlah tiga orang, dan anggota tim akan memberdayakan potensi tokoh masyarakat dan kader yang sudah ada di desa tersebut dan tenaga kesehatan.

Bupati Acep pun menyampaikan kesiapannya untuk mendukung percepatan penurunan stunting. “Dengan adanya tim ini saya menyambut baik karena diharapkan juga dapat mendukung penurunan jumlah stunting di Kabupaten Kuningan,” ungkap Acep. (AK)


banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!