banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250

Ini Pesan Bupati Dian untuk Kepala Sekolah Se-Kuningan

Ini Pesan Bupati Dian untuk Kepala Sekolah Se-Kuningan

Bingkaiwarta, PASAWAHAN — Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, hadir sebagai pembicara utama dalam kegiatan Retret dan Pembekalan Pendidikan Karakter (Character Building) bagi seluruh kepala sekolah SMP se-Kabupaten Kuningan, Jumat (21/8/2026) malam. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan tersebut berlangsung di kawasan Kebun Raya Kuningan, Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan.

Dalam arahannya, Bupati Dian mengajak para kepala sekolah untuk kembali merenungkan hakikat utama tugas yang diemban. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab seorang kepala sekolah jauh melampaui sekadar mengelola sarana prasarana, mengejar prestasi, atau melengkapi administrasi. Tugas yang paling utama adalah membangun manusia.

banner 728x250

“Apa sebetulnya yang sedang kita bangun ketika kita menjadi kepala sekolah? Apakah membangun tembok sekolah yang kokoh? Apakah rak prestasi yang penuh piala? Atau ruang kelas yang megah?” tanyanya.

“Bagi saya, Bapak dan Ibu sedang membangun manusia, bukan sedang membangun fisik,” tegas Bupati Dian.

Menurutnya, bangunan bisa direnovasi, kurikulum dapat diperbarui, dan teknologi akan terus berkembang. Namun, proses membentuk karakter manusia memiliki dampak yang jauh lebih panjang — menyentuh masa depan anak, keluarga, masyarakat, hingga arah pembangunan daerah.

Bupati Dian juga menempatkan pendidikan sebagai investasi utama pembangunan Kabupaten Kuningan. Ia mencontohkan Singapura yang sejak lama menyadari bahwa keterbatasan sumber daya alam harus diimbangi dengan investasi besar pada sumber daya manusia.

“Membangun manusia itu merupakan sebuah investasi, bukan biaya,” katanya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan terobosan dan keberanian menghadirkan lingkungan sekolah yang membuat anak ingin belajar, bukan sekadar datang karena kewajiban. “Tugas kita hari ini bukan sekadar memastikan anak datang ke sekolah, tapi memastikan anak itu ingin ke sekolah,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan agar pendidikan tidak disamaratakan. Setiap anak memiliki bakat dan keunggulan yang berbeda, sehingga pendekatan pendidikan pun harus menyesuaikan potensi tersebut. “Pendidikan tidak boleh seragam untuk anak yang tidak berseragam bakatnya,” ujarnya.

Lebih jauh, Bupati Dian memposisikan kepala sekolah sebagai agen perubahan sekaligus arsitek budaya sekolah. Budaya yang dibangun kepala sekolah akan sangat menentukan karakter seluruh ekosistem di sekolah tersebut.

“Jika kepala sekolah rajin membangun budaya disiplin, maka sekolah akan disiplin. Jika membangun budaya belajar, maka budaya belajar akan kental. Jika membangun budaya saling menghargai, maka anak didik dan gurunya akan saling menghargai,” jelasnya.

Melalui kegiatan pembekalan ini, Bupati berharap para kepala sekolah semakin solid, berani bermimpi besar, dan mampu memperkuat karakter serta budaya positif di sekolah masing-masing.

“Perubahan besar dimulai dari perubahan-perubahan kecil. Satu guru berubah, satu kelas berubah. Satu kelas berubah, satu sekolah berubah. Satu sekolah berubah, Kabupaten Kuningan akan berubah,” pungkas Bupati Dian. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan