banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Lindungi Diri dari Penyakit Mematikan, Ribuan ASN Ikuti Program Vaksinasi HPV

 

Bingkaiwarta, JAKARTA – Kanker serviks merupakan salah satu penyakit mematikan yang banyak menyerang perempuan di Indonesia. Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan memberikan perlindungan kesehatan optimal, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar program vaksinasi kanker serviks bagi jajaran pegawainya yang telah dinantikan sejak awal tahun 2026.

banner 728x250

Kegiatan tahap kedua ini dilaksanakan pada Kamis (02/04/2026) di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, dan mendapatkan apresiasi tinggi dari para peserta.

“Kebanyakan kita di ATR/BPN berada di usia produktif. Jika di luar sana biaya vaksin ini tergolong cukup mahal, maka program ini sangat membantu sekali. Saya juga sangat puas dengan pelayanannya, mulai dari tahap screening awal, penyuntikan, edukasi dokter mengenai efek samping, hingga pemeriksaan akhir,” ungkap Inayati Iryana (45), salah satu penerima vaksin.

Program inisiatif dari Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kementerian ATR/BPN ini dilaksanakan secara bertahap dalam tiga kali penyuntikan. Tahap pertama telah dilaksanakan pada 30 Januari 2026, tahap kedua berlangsung hari ini, dan tahap ketiga direncanakan pada 3 Juli 2026 mendatang. Melalui program ini, peserta hanya dikenakan biaya sebesar Rp870.000.

Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Inayati menyadari betul pentingnya upaya preventif ini. Menurutnya, kesehatan adalah aset utama untuk menjaga produktivitas kerja.

“Vaksinasi ini sangat penting untuk melindungi wanita dari kanker yang menjadi pembunuh nomor satu saat ini. Para perempuan harus lebih sadar akan kesehatan, terutama yang berada di usia produktif dan sudah menikah,” tegasnya.

Antusiasme serupa juga ditunjukkan oleh Febi Nur Anggriany (46), salah satu dari 161 ASN perempuan yang mengikuti program tahun 2026 ini. Setelah mengikuti dua tahapan vaksinasi, ia semakin terdorong untuk menyebarkan kesadaran kepada orang terdekat.

“Saya juga akan mengimbau putri-putri saya untuk menerima vaksin ini, sebagai bentuk tanggung jawab menjaga kesehatan diri dari ancaman kanker serviks,” ujar Febi.

Sementara itu, dr. Irnawati selaku observator efek samping menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis dan sangat bermanfaat.

“Agenda dari Kementerian ATR/BPN ini harus dimanfaatkan dengan baik oleh para ASN perempuan, apalagi dengan biaya yang sangat terjangkau. Vaksin Human Papillomavirus (HPV) ini adalah langkah antisipasi utama dan merupakan satu-satunya jenis kanker yang saat ini bisa dicegah melalui vaksinasi,” pungkasnya. (Abel/hms)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan