banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250

banner 728x250
Berita  

Dari Rebutan Selfi Sampai ke Curhat Pedagang, Rokhmat Ardiyan: Saya Akan Bantu Kesulitan Masyarakat

banner 120x600

Bingkaiwarta, CILIMUS – Setelah menyisir Pasar Baru dan Pasar Kepuh Kuningan, dihari kedua masa kampanye Pemilu 2024, Caleg DPR RI nomor urut 2 dari Partai Gerindra Dapil X Jawa Barat, H Rokhmat Ardiyan kembali blusukan ke pasar tradisional Cilimus, Rabu (29/11/2023).

Kedatangan Rokhmat Ardiyan beserta tim sukses disambut antusias para pedagang pasar. Tanpa rasa kikuk, Ardiyan yang didampingi istri tercinta Dian Marina Puspita menyusuri lorong lorong pasar untuk menyapa sekaligus bersilaturhami dengan para pedagang. Dari pantauan, Ardiyan tampak membeli telor asin, roti, dan minuman Yakult dalam jumlah banyak dan dibagikan kembali kepada para pedagang. Raut sumringah pun tampak terlihat dari mereka.

banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280

Tak hanya itu, banyak pula pedagang yang minta berswa photo bersama pemilik Rumah Sakit Permata dan Bos Elpiji itu. Selain itu, Ardiyan pun mendapat keluhan dari pedagang tentang kesehatan dan usaha dagangnya yang sepi.

Seperti yang disampaikan Haris Hasan Hariri pemilik toko sepatu dan tas di Pasar Cilimus. Ia sudah 28 tahun berdagang. Namun semenjak Covid-19 melanda, usahanya kini menurun drastis. Belum lagi Ia harus bersaing dengan para pebisnis online, ditambah lagi kondisi istri sudah 2,5 tahun mengalami sakit dibagian syaraf.

“Saya sudah 28 tahun dagang sepatu dan tas di Pasar Cilimus ini. Namun semenjak Covid-19 melanda, dan bisnis online merebak, usaha saya semakin menurun drastis. Sudah berbagai upaya saya lakukan untuk bertahan hidup, karena keahlian saya hanya berdagang. Belum lagi istri saya sedang sakit. Selama sakit istri saya 2 minggu sekali berobat ke RS Permata. Saya minta untuk kesehatan ada obat obat yang tidak di back up oleh BPJS,” ungkap Haris.

Haris meminta agar pemerintah benar benar total dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Karena menurutnya, ini sangat merepotkan apalagi kondisi ekonomi yang sangat pas pasan. “Jangankan untuk menebus obat yang harganya ratusan ribu, untuk makan saja kami repot pak,” ungkap Haris dengan nada sedih.

Menanggapi keluhan tersebut, Ardiyan pun merasa prihatin. Kondisi dagang yang sangat sepi karena harus bersaing dengan para pembisnis online yang sangat besar atau raksasa.

“Kami akan berjuang bersama masyarakat bagaimana mengatasi kesulitan kesulitan di masyarakat khususnya pedagang yang sudah puluhan tahun berdagang mengalami kondisi yang sangat berat ditambah kesehatan istri yang sangat menurun,” ujar Ardiyan.

Disampaikan Ardiyan, bahwa Ia akan hadir membantu kesulitan para pedagang untuk bagaimana memulihkan kembali ekonomi yang terkecil di pasar ini dan memberikan kesejahteraan bagi para pedagang. “Saya yakin disini tempat orang orang ikhlas yang bernaung untuk memberikan nafkah buat keluarga. Saya sangat prihatin, dan saya akan mencari jalan keluarnya,” katanya.

Ardiyan melanjutkan, “Soal kesehatan, tentunya ini PR buat kami. Kami akan menyampaikannya kepada Direktur RS Permata supaya hal hal yang akan mempersulit masyarakat agar dicari jalan keluarny,” tuturnya. (Abel)


banner 336x280
banner 336x280

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!