Bingkaiwarta, BANDUNG – Keluarga Mahasiswa Kuningan (KAMUNING) UIN Sunan Gunung Djati Bandung selenggarakan kegiatan Pleno Tengah Pengurus Periode 2025–2026 pada Sabtu (6/6/2026) yang bertempat di Sekretariat KMK Bandung Raya. Kegiatan ini mengusung tema “Pageuh Dina Tekad, Maju Dina Tindakan,” yang diharapkan dapat menjadi ruang untuk pengurus dalam melakukan evaluasi dan refleksi untuk meninjau perjalanan organisasi selama setengah periode kepengurusan.
Ketua Pelaksana, Kholishotul Fitriah menyampaikan bahwa Pleno Tengah bukan sekadar agenda formal dari organisasi, melainkan sebagai momentum bagi pengurus untuk melakukan perenungan dan evaluasi terhadap perjalanan yang telah dilalui bersama selama satu periode kemarin.
“Jadi, disinilah momen dimana kita bisa merenungi diri kita sendiri. Apakah kita masih kurang, apakah semangat kita masih sama dari awal pas pelantikan sampai kita berada di titik ini, ” ujarnya.
Ia juga menyampaikan harapannya bahwa ketika berbagai evaluasi dan rekomendasi yang muncul dalam forum nanti tidak hanya berhenti sebagai catatan semata, tetapi mampu untuk diwujudkan dalam langkah nyata untuk sisa masa kepengurusan.
Ketua Umum Kamuning Periode 2025–2026, Syehan Al-muslim, menegaskan bahwa forum pleno tengah menjadi kesempatan bagi seluruh pengurus untuk melihat kembali proses yang telah dijalani, termasuk berbagai dinamika dan tantangan yang telah dihadapi selama setengah periode.
“Hari ini adalah ketika dimana kita diharuskan untuk menoleh ke belakang, mengevaluasi, melihat bagaimana dan apa saja yang sudah kita lakukan selama setengah periode ini,” ucapnya.
Menurutnya, perjalanan organisasi tidak selalu mudah. Berbagai program kerja yang telah dijalankan tentu diiringi tantangan dan hambatan. Namun, dibalik semua itu ada kebersamaan serta komitmen dari seluruh pengurus yang menjadi modal utama kita untuk terus melangkah ke depan.
“Mari kita tuntaskan setengah perjalanan yang tersisa dengan semangat yang lebih kuat dari sebelumnya.”
Dalam sambutannya, Dewan Pembina KAMUNING, Hadiyana Soecipto, menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan memiliki ambisi besar dalam membangun organisasi.
“Kalau berorganisasi, ambisinya harus besar, ” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap pengurus memiliki tanggung jawab untuk meninggalkan warisan dan kontribusi yang dapat dirasakan oleh generasi selanjutnya.
Sementara itu, Dewan Alumni, Adi Mudiana, menyoroti pentingnya budaya intelektual dalam kehidupan berorganisasi. Ia mengajak seluruh pengurus untuk terus mengembangkan kapasitas diri melalui kebiasaan membaca dan belajar.
“Pesan saya cuma satu, membacalah, membacalah, dan membacalah,” pungkasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan sidang pleno tengah laporan pertanggung jawaban kemudian setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan SK dan ikrar baru.
Melalui kegiatan Pleno Tengah ini, Kamuning berharap seluruh pengurus dapat memperkuat komitmen, meningkatkan kualitas kinerja, serta menjaga semangat kebersamaan dalam menjalankan amanah organisasi hingga akhir periode kepengurusan nanti. Sejalan dengan tema yang diusung, seluruh pengurus diharapkan tetap teguh dalam tekad dan maju dalam tindakan demi mewujudkan organisasi yang lebih progresif, solid, dan bermanfaat bagi anggota maupun masyarakat. (Abel)













